Wajib Tahu! Ini Cara Merawat Aki Mobil Agar Awet dan Tidak Cepat Drop

photo author
Maria Nofianti, Realitas Online
- Minggu, 20 April 2025 | 11:02 WIB
ilustrasi cara merawat aki mobil (Realitasonline.id - Pexels-Julia Avamotive)
ilustrasi cara merawat aki mobil (Realitasonline.id - Pexels-Julia Avamotive)

Realitasonline.id | Aki mobil adalah komponen vital yang sering diabaikan perawatannya. Padahal, kerusakan aki bisa menyebabkan mobil mogok mendadak atau starter sulit menyala. Tanpa perawatan tepat, aki yang seharusnya bertahan 2 sampai 3 tahun bisa cepat drop dalam hitungan bulan. Simak cara sederhana merawat aki mobil agar tetap awet dan hemat biaya penggantian.

- Periksa Level Elektrolit Secara Berkala


Aki basah (konvensional) memerlukan pengecekan rutin terhadap level air aki. Pastikan cairan elektrolit selalu berada di antara tanda min dan max pada setiap sel. Jika kurang, tambahkan air aki atau air destilasi, bukan air biasa, untuk menghindari kerak mineral. Lakukan pengecekan setiap 1-2 bulan, terutama di musim panas, karena panas berlebih mempercepat penguapan.

- Bersihkan Terminal Aki dari Korosi

Baca Juga: Bocoran Harga Motor Matik Baru yang Bakal Rilis 2025


Kotoran atau korosi pada kutub positif (+) dan negatif (-) aki bisa mengganggu aliran listrik ke sistem kelistrikan mobil. Jika muncul serbuk putih kehijauan, segera bersihkan dengan sikat kawat atau larutan soda kue (1 sendok makan soda kue + 250 ml air). Setelah dibersihkan, lap terminal hingga kering dan olesi petroleum jelly untuk mencegah korosi muncul kembali.

- Hindari Kebiasaan Menggunakan Aksesoris saat Mesin Mati


Menggunakan lampu interior, audio, atau charger ponsel saat mesin mati adalah kebiasaan buruk yang menguras aki. Apalagi jika dilakukan dalam waktu lama, seperti saat menunggu di parkiran. Pastikan semua aksesoris mati sebelum meninggalkan mobil. Untuk mobil modern dengan fitur keyless entry, pastikan juga sistem tidak aktif terlalu lama saat mobil tidak digunakan.

- Jangan Biarkan Mobil Tidak Dipakai Terlalu Lama

Baca Juga: Motor Sport 150cc Terbaik untuk Harian: Ini Rekomendasinya


Aki mobil bisa mengalami self-discharge (kehilangan daya) jika mobil tidak digunakan lebih dari 2 minggu. Untuk mencegahnya, nyalakan mesin minimal 10-15 menit setiap 3-4 hari agar alternator mengisi ulang aki. Jika tidak memungkinkan, lepas terminal aki (khusus mobil non-hybrid) atau gunakan battery charger untuk mempertahankan voltase ideal 12,4–12,7 volt.

- Cek Sistem Pengisian dan Penggunaan Daya


Alternator yang rusak atau kabel yang longgar bisa menyebabkan aki tidak terisi optimal. Jika lampu dashboard redup saat mesin hidup atau aki sering drop padahal masih baru, segera periksa ke bengkel. Selain itu, modifikasi seperti penambahan subwoofer atau lampu LED berdaya tinggi tanpa perhitungan yang tepat juga berpotensi membebani aki.

- Hindari Parkir di Tempat Terbuka Saat Cuaca Ekstrem


Suhu panas mempercepat penguapan elektrolit, sedangkan suhu dingin ekstrem membuat aki bekerja lebih keras. Usahakan parkir di tempat teduh atau garasi untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung. Jika terpaksa parkir di luar, gunakan pelindung aki (battery insulation) untuk mobil yang sering dipakai di daerah bersuhu tinggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X