Realitasonline.id | Di balik semak dan besi tua tempat butut Texas Amerika Serikat, tergeletak sepasang Chevrolet ukuran penuh dari tahun 1969.
Era 60-an masa kejayaan mobil Chevy Full Size atau Chevrolet ini sempat memimpin puncak produksi Impala sebagai bintang utamanya.
Impala memulai debut sebagai trim Bel Air tahun 1958, dan hanya setahun kemudian, ia berdiri sendiri sebagai ikon.
Popularitasnya melejit di dekade berikutnya, menjadi simbol kemewahan dan kekuatan jalanan Amerika.
Namun, seiring perubahan zaman dan krisis energi, mobil-mobil besar seperti Impala & Bel Air mulai tergeser.
Kini, model-model tersebut tinggal kenangan, dan banyak yang hanya bisa ditemukan di tempat-tempat butut.
Baca Juga: Youtuber Fitra Eri Kasih Tau Pengalaman Tiga Tahun Bersama Hyundai Ioniq 5
Kedua Chevy ini, meski berbeda nasib, sebenarnya sangat identik.
Keduanya memiliki gaya bodi empat pintu, dibekali mesin 327 V8, dan dicat berwarna orisinal Frost Green.
Ironisnya, kini warna asli mereka hanya bisa ditebak lewat sisa cat dan karat yang melapisi bodi.
Baca Juga: Simak! Ini Pentingnya Saluran Pembuangan Air AC pada Mobil Avanza
Mengutip laporan dari Autoevolution, sayangnya, kaca-kacanya hilang, interior rusak parah karena terbuka terhadap elemen, dan hanya satu pintu belakang yang bisa dibuka.