Nissan LEAF 2026: Dari Hatchback Unik Menjadi Crossover Futuristik, Inilah Penampakan Pertamanya di MotorWeek yang Bikin Tercengang

photo author
- Minggu, 27 Juli 2025 | 17:30 WIB
Tampilan pertama LEAF 2026 yang dibahas MotorWeek menandai titik balik radikal bagi nama yang selama ini dikenal sebagai hatchback kecil yang unik tapi kadang dianggap aneh. (Tangkapan Layar YouTube MotorWeek)
Tampilan pertama LEAF 2026 yang dibahas MotorWeek menandai titik balik radikal bagi nama yang selama ini dikenal sebagai hatchback kecil yang unik tapi kadang dianggap aneh. (Tangkapan Layar YouTube MotorWeek)

Realitasonline.id - Tampilan pertama LEAF 2026 yang dibahas MotorWeek menandai titik balik radikal bagi nama yang selama ini dikenal sebagai hatchback kecil yang unik tapi kadang dianggap aneh.

Kini Nissan mengubahnya menjadi crossover yang modern dan bergaya, mengusung kesan seperti versi mini dari Ariya.

Garis desainnya lebih lancar dan aerodinamis, pegangan pintu yang rapi, lampu belakang holografik bertingkat yang futuristik.

Secara keseluruhan tampilannya seolah membalikkan persepsi terhadap model terdahulu.

Dari sisi teknis, MotorWeek menyoroti baterai terbaru yang kini memakai pendingin cairan dan sistem manajemen suhu baterai yang canggih.

Ada dua pilihan baterai utama: versi lebih kecil memberikan tenaga sedang, sementara pilihan besar sekitar 75 kWh menawarkan output yang lebih kuat dan jangkauan lebih jauh dengan estimasi hingga sekitar 480 hingga 550 kilometer tergantung versi dan kondisi jalan.

MotorWeek juga memperlihatkan dua port pengisian daya di kedua sisi bodi mobil.

Di sisi pengemudi ada port standar J1772 untuk pengisian AC yang banyak tersedia di stasiun umum, dan di sisi penumpang depan port NACS yang kompatibel langsung dengan jaringan Supercharger Tesla, memudahkan tanpa perlu adaptor.

Teknologi Plug & Charge juga hadir, memungkinkan pengguna cukup mencolokkan kabel tanpa harus memasukkan data pembayaran atau membuka aplikasi pihak ketiga.

Fitur interior ditampilkan dalam sesi tayangan MotorWeek; layar ganda besar di dasbor, sistem infotainment terintegrasi dengan layanan Google, ruang kabin luas dengan bahan interior premium.

Trim tertinggi dilengkapi atap panoramik yang bisa berubah gelap-terang dengan satu sentuhan dan lampu ambient multi‑warna yang menambah kesan modern.

MotorWeek memberikan gambaran bahwa Nissan juga menerapkan solusi smart climate dengan heat pump dan pemanasan baterai otomatis saat sedang diisi daya, memastikan performa optimal di cuaca dingin.

Fitur Vehicle‑to‑Load juga disebutkan, memungkinkan kendaraan menyuplai listrik hingga sekitar 3,5 kW ke perangkat eksternal di luar mobil.

Dari sudut pandang MotorWeek, Nissan LEAF generasi ketiga ini memperlihatkan transformasi dari pionir EV yang dulu ditertawakan menjadi kendaraan yang bersaing di era sekarang rantai EV simpel namun sarat teknologi modern, efisiensi tinggi, dan tampilan yang menarik.

Penampilan pertama ini menegaskan bahwa Nissan berusaha menjadikan LEAF relevan kembali di pasar EV yang kini sangat kompetitif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Miftahul Zannah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X