7 Kebiasaan Buruk yang Bisa Memperpendek Umur Mesin Motor dan Cara Menghindarinya

photo author
Maria Nofianti, Realitas Online
- Sabtu, 11 Oktober 2025 | 12:26 WIB
Motor Sedang Dikendarai (Realitasonline/ Yamaha-motor.co.id)
Motor Sedang Dikendarai (Realitasonline/ Yamaha-motor.co.id)

Realitasonline.id - Bagi para pemilik motor, mesin adalah jantung kendaraan yang harus dijaga dengan baik. Namun, tanpa disadari, banyak pengendara melakukan kebiasaan buruk yang bisa memperpendek umur mesin motor. Padahal, mesin yang sehat tidak hanya membuat motor lebih bertenaga, tetapi juga lebih irit dan awet.

Dalam artikel ini, kita akan membahas kebiasaan buruk yang sering dilakukan pengendara motor serta cara menghindarinya agar mesin tetap awet dan performa terjaga maksimal.

1. Jarang Ganti Oli Mesin

Oli mesin berfungsi sebagai pelumas, pendingin, sekaligus pembersih kotoran dalam mesin. Namun banyak pengendara sering menunda penggantian oli, padahal kualitas oli bisa menurun drastis setelah menempuh jarak tertentu.

Baca Juga: Teknik Pengereman yang Aman saat Touring dengan Motor Sport Klasik

Jika oli dibiarkan terlalu lama, gesekan antar komponen mesin akan meningkat, menyebabkan keausan dini dan panas berlebih.
Cara menghindari:
- Ganti oli setiap 2.000–3.000 km untuk motor harian.
- Gunakan oli sesuai spesifikasi mesin motor Anda.
- Cek kondisi oli melalui dipstick, jangan sampai warnanya terlalu hitam pekat atau volumenya berkurang.

2. Sering Panaskan Mesin dengan Gas Tinggi

Beberapa orang punya kebiasaan memanaskan motor dengan menarik gas tinggi. Tujuannya agar mesin cepat panas, tetapi kebiasaan ini justru bisa merusak komponen dalam.

Putaran tinggi saat kondisi mesin dingin membuat oli belum bersirkulasi sempurna. Akibatnya, gesekan antar komponen meningkat dan umur mesin berkurang.

Cara menghindari:
- Panaskan motor cukup 1–2 menit tanpa menarik gas.
- Biarkan mesin mencapai suhu kerja dengan idle normal.

3. Terlalu Sering Membiarkan Tangki Bahan Bakar Kosong

Mengendarai motor hingga tangki hampir kosong adalah kebiasaan buruk yang bisa berdampak pada mesin. Endapan kotoran di dasar tangki bisa ikut tersedot ke karburator atau injektor, sehingga sistem pembakaran terganggu.

Selain itu, motor injeksi modern membutuhkan tekanan bahan bakar stabil. Jika tangki terlalu sering kosong, pompa bensin bisa cepat rusak.

Baca Juga: Tips Merawat Knalpot Motor RX-King agar Tidak Cepat Keropos

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X