Realitasonline.id | Hyundai bakalan meluncurkan layanan taksi otonom milik sendiri melalui divisi kendaraan otonomnya, Motional, pada akhir 2026.
Layanan ini akan beroperasi di Las Vegas bekerja sama dengan salah satu jaringan ride-hailing besar.
Dikabarkan Hyundai Ioniq 5 otonom dikembangkan sepenuhnya secara internal.
Langkah ini menandai komitmen serius Hyundai untuk masuk langsung ke bisnis robotaxi.
Sebelumnya, perusahaan ini berakar dari dua startup pionir kendaraan otonom, nuTonomy dan Ottomatika, yang lahir dari MIT dan Carnegie Mellon pada awal 2010-an.
Keduanya kemudian diakuisisi oleh Delphi (Aptiv), sebelum akhirnya membentuk joint venture senilai4 miliar dolar AS dengan Hyundai.
Dikutip dari insideEvs, motional telah melakukan lebih dari 100.000 perjalanan uji publik melalui Uber dan Lyft, dan sempat menargetkan layanan robotaxi komersial pada 2022.
Baca Juga: Isuzu D-Max 2026 Lagi naik Daun, Performa Tangguh, Siap di Medan off Road, Segini Torsi Maksimalnya
Namun realitas berkata lain: biaya tinggi, kerugian besar, PHK, dan penghentian operasi komersial pada 2024.
Titik balik terjadi ketika Laura Major, mantan CTO Motional, diangkat sebagai CEO.
Di bawah kepemimpinannya, Motional mengubah strategi dan teknologi.
“Kami menyadari bahwa meskipun sistem tanpa pengemudi sudah aman, teknologinya saat itu belum cukup ekonomis untuk membangun bisnis berkelanjutan,” ujar Major.
Baca Juga: Isuzu D-Max 2026: Siap Melibas Medan Lumpur, Pikap Efisien, Penuh Fitur Canggih
Menurut Major, kebangkitan Motional tak lepas dari lonjakan kemampuan kecerdasan buatan berbasis neural network.