BYD Di-Space Zhengzhou: Museum Sains NEV Pertama Tiongkok Hadirkan Pengalaman Imersif untuk Publik

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Jumat, 23 Januari 2026 | 15:27 WIB
Ilustrasi gambar Museum Sains NEV di Tiongkok. (Realitasonline.id/Dok)
Ilustrasi gambar Museum Sains NEV di Tiongkok. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Zhengzhou | BYD menghadirkan Di-Space sebagai salah satu museum sains pertama di dunia yang secara khusus didedikasikan untuk teknologi dan edukasi mengenai New Energy Vehicle (NEV), sekaligus menjadi yang pertama di Tiongkok dengan pendekatan imersif berbasis pengalaman publik.

Terletak di Distrik Erqi, Zhengzhou, dan diresmikan pada tahun 2024, Di-Space menjadi ruang edukasi imersif yang memungkinkan publik menelusuri sejarah tiga dekade BYD, menjelajahi teknologi hijau, serta merasakan masa depan mobilitas melalui berbagai pameran interaktif tentang inovasi kendaraan listrik.

Dengan total area pameran seluas 15.000 meter persegi serta area luar ruang 8.500 meter persegi, BYD menginvestasikan sekitar 200 juta yuan untuk membangun dan memposisikan Di-Space sebagai bagian strategis dari ekosistem energi barunya.

Lebih dari sekadar museum, Di-Space berperan sebagai platform edukasi publik yang mendorong literasi teknologi serta membuka dialog tentang transisi menuju mobilitas bebas emisi di tingkat global.

 Baca Juga: BYD Muncul di Sirkuit All-Terrain Khusus NEV di Zhengzhou, Hadirkan Rasa Petualangan yang Menantang

“BYD Di-Space bukan hanya sekadar museum, tetapi juga sebagai wujud komitmen kami untuk menempatkan sejarah, sains, teknologi, dan inovasi NEV dalam ruang publik. Kami ingin masyarakat melihat masa depan mobilitas sebagai sesuatu yang dekat dan relevan, bukan sesuatu yang jauh dan eksklusif, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari.

Literasi teknologi memegang peranan penting dalam mempercepat adopsi kendaraan energi baru, dan Di-Space kami rancang sebagai jembatan edukasi yang memperkenalkan gagasan tersebut secara terbuka dan mudah dipahami.

Kami percaya, edukasi publik dan transparansi teknologi merupakan fondasi penting dalam mempercepat transisi energi dan membangun budaya mobilitas yang berkelanjutan, ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.
Menjelajahi Teknologi dan Masa Depan Mobilitas

BYD Di-Space menghadirkan empat lantai ruang pameran yang dikurasi sebagai sebuah perjalanan menyeluruh untuk memahami evolusi teknologi, desain, dan inovasi New Energy Vehicle (NEV).

Pada lantai pertama, pengunjung diajak menelusuri sejarah evolusi energi dalam transportasi melalui narasi yang menempatkan BYD sebagai salah satu pelopor pengembangan NEV di tingkat global.

Selain itu, pengunjung dapat menyaksikan evolusi kendaraan yang dikembangkan oleh BYD, mulai dari diperkenalkannya mobil konsep pertama BYD, ET, pada 2004 sebagai tonggak awal pengembangan kendaraan listrik BYD, hingga berbagai inovasi kendaraan listrik mutakhir saat ini.

Baca Juga: Kia Tegaskan Kesiapan Teknologi EV di Indonesia

Pendekatan berbasis konteks sejarah ini sejalan dengan tren global museum sains dan teknologi, yang menjadikan pemahaman masa lalu sebagai fondasi untuk mengeksplorasi inovasi masa depan.

Lantai kedua dan ketiga menghadirkan pengalaman yang lebih imersif melalui simulasi proses manufaktur serta pameran teknologi inti BYD saat ini, termasuk Blade Battery, e⁓ Platform, sistem suspensi cerdas Yun Nian, dan teknologi Dual Mode (DM) generasi kelima.

Instalasi Patent Waterfall, yang menampilkan lebih dari 10.000 paten teknologi BYD, menjadi representasi visual atas kekuatan Research and Development (R&D) sebagai fondasi industri NEV, sekaligus mencerminkan pentingnya transparansi inovasi dalam membangun kepercayaan publik terhadap teknologi baru.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X