4. Gunakan Lampu Jauh dengan Bijak
Lampu jauh sangat membantu ketika melewati jalan yang minim penerangan. Namun, penggunaannya harus dilakukan dengan bijak agar tidak mengganggu pengemudi dari arah berlawanan.
Saat ada kendaraan dari arah depan, sebaiknya segera beralih ke lampu dekat agar tidak menyilaukan pengemudi lain dan tetap menjaga keselamatan bersama di jalan.
5. Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain
Menjaga jarak aman sangat penting ketika berkendara pada malam hari. Jarak yang cukup memberi ruang bagi pengemudi untuk mengantisipasi pengereman mendadak dari kendaraan di depan.
Dengan menjaga jarak aman, risiko tabrakan beruntun dapat diminimalkan, terutama ketika lalu lintas tiba-tiba melambat di jalan tol atau jalur mudik.
6. Hindari Distraksi Saat Mengemudi
Penggunaan ponsel saat berkendara merupakan salah satu penyebab kecelakaan yang cukup sering terjadi. Pada malam hari, konsentrasi pengemudi seharusnya lebih fokus karena jarak pandang yang terbatas.
Jika perlu menggunakan navigasi atau menjawab panggilan penting, sebaiknya berhenti terlebih dahulu di tempat yang aman sebelum menggunakan ponsel.
Berkendara pada malam hari saat mudik Lebaran memang dapat menjadi pilihan untuk menghindari kemacetan. Namun, keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama. Dengan menjaga kondisi tubuh, memeriksa kendaraan, serta mengemudi dengan penuh kewaspadaan, perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman dan nyaman hingga sampai ke tujuan bersama keluarga. (KN)