Warga DS Pasrah Menunggu Detik-detik Rumahnya Longsor

- Sabtu, 1 April 2023 | 17:37 WIB
Saluran air yang mengancam rumah warga  (Realitasonline/Fad)
Saluran air yang mengancam rumah warga (Realitasonline/Fad)

 

DELI SERDANG - Realitasonline.id | Salah seorang warga Desa Limau Manis, Kabupaten Deli Serdang Hotmauly sepertinya pasrah hanya menunggu detik-detik rumahnya longsor, karena berada di sekitar pembuangan saluran air, karena pengaduan secara tertulis sudah disampaikan ke kepala desa dan dinas terkait, tapi tidak direspon sama sekali.

Kepala Desa Limau Manis, Dody Syahputra saat dikonfirmasi awak media mengungkapkan, Pemerintah desa sudah melaporkan ke BPBD dan Dinas PU Deli Serdang. Bahkan, pihaknya sudah turun meninjau lokasi, tapi itu kapasitas kabupaten untuk menyelesaikannya. Sedangkan anggaran dana desa tidak mampu menanggulanginya.

Baca Juga: Rusak Akibat Longsor, Warga Dolok Pardamean Desak Bupati Perbaiki Jalan Yang Hancur

"Setelah meninjau lokasi, pihak dinas mengatakan kepada pemdes menunggu kabar, tapi sampai sekarang belum ada konfirmasi lebih lanjut, serta tindakan yang dilakukan pihak dinas terkait," kata Dody, Jumat (24/03/2023).

Kepala Dinas PU Deli Serdang Jansu Sipahutar, saat ditemui wartawan beberapa hari lalu mengatakan, akan mengutus anggotanya turun mengecek langsung ke lokasi.

"Mau kita lihat dulu apakah pengerjaannya itu diharuskan Dinas PU, Cipta Karya atau pemerintahan desa," katanya.

Baca Juga: Longsor, Akses Jalan Nasional Aceh Selatan-Abdya Terancam Lumpuh

Setelah 3 hari anggotanya rencananya mengecek langsung lokasi justru tidak nampak. Setelah dikonfirmasi lagi, ia pun kembali berjanji dan mengatakan, dalam sebulan ini anggotanya semua sedang sibuk mendampingi BPK. "Nanti akan kita jadwalkan survei ke sana," katanya.

Lain halnya dengan Kepala Dinas Cipta Karya saat dikonfirmasi melalui secara online, sampai berita ini terbit belum memberikan jawaban.

Baca Juga: Musala Dayah Nurhidayah di Abdya Terancam Longsor

Sementara Hotmauly di rumahnya hanya bisa menangis dan meratapi nasib, karena jarak tanah yang akan longsor hanya 6 meter lagi dari dinding rumahnya.

Dia khawatir kalau ditunda-tunda, tanahnya makin terkikis. Ia berharap ada solusi atau jalan keluar dari permasalahan yang dihadapinya. "Beginilah kalau orang kecil," keluhnya sedih. (FAD)

Editor: Mery Ismail

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X