Realitasonline.id - Bireuen | Diperkirakan sebelum Ramadan ini korban banjir di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen sudah dapat menempati Hunian Tetap (Huntap). Huntap untuk korban banjir di Desa Balee Panah mulai dibangun. Dan ini Huntap pertama yang dibangun di Aceh.
Lima unit Huntap dibangun di lokasi itu, selebihnya dibangun di lokasi lain masih dalam wilayah Desa Balee Panah dan di luar desa itu, sesuai dengan letak tanah yang dimiliki pemilik rumah.
Baca Juga: Bangunan di Atas Drainase Sebabkan Banjir Kota Balige, Bupati Toba akan Tindak Tegas
Pengerjaan lima unit Huntap di Balee Panah ini diawasi langsung oleh Tenaga Ahli BNPB, Brigjen TNI (Purn) Yannamora dan menurut rekanan Huntap ini bisa siap dan waktu sepuluh hari
Sekedar diketahui, di Kabupaten Bireuen, jumlah rumah warga yang rusak dan hilang dibawa banjir dan tanah longsor akhir November 2025 lalu mencapai 3.639 unit.
Baca Juga: Angin Kencang dan Hujan Lebat Landa Tarutung - Sipoholon Taput 117 Rumah Banjir, Atap Rusak
Bupati Bireuen, H Mukhlis terus berjuang untuk membangun Hunian Tetap (Huntap), sebab korban banjir di kabupaten tersebut menolak Hunian Sementara alias Huntara. (AJ)