aceh

4.731 Hektar Sawah Rusak, Begini Upaya Pemkab Bireuen untuk Memperbaiki

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:54 WIB
Kondisi sawah di Bireuen rusak karena tertimbun lumpur banjir. Foto. Dokumen Realitasonline.id

Realitasonline.id - Bireuen | Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa Kabupaten Bireuen akhir November 2025 lalu telah menyebabkan kerusakan lahan pertanian seluas 4.731,79 hektar berdasarkan hitungan geospasial.

"Secara rinci kerusakan tersebut dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu rusak berat mencapai 1.323, 07 hektar, rusak sedang 672,12 hektar, dan rusak ringan 2.736,0 hektar,"sebut Kadis Kominfo Informatika dan Persandian (Kominsa) Bireuen, M Zubair, Senin (2/2/2026).

Kepada Realitasonline.id, Kadis Kominsa Bireuen itu menyebutkan, Bupati Bireuen, H Mukhlis mengantisipasi kondisi tersebut, yaitu rusaknya ribuan hektar sawah di Kabupaten Bireuen telah mengelar rapat koordinasi dengan semua kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).

 

Baca Juga: Modifikasi Innova Reborn Full Spec, Lampu Tambahan Mini LED Memberi Kesan Mewah

 

Dalam rapat yang berlangsung beberapa waktu lalu, sebut Kadis Kominsa M Zubair membicarakan penanganan cepat pemulihan kondisi pasca banjir bandang dan tanah longsor.

Kata M Zubair, Bupati Mukhlis dalam rapat tersebut memaparkan langkah-langkah strategis yang perlu dijalankan serta program jangka panjang yang merupakan respon cepat dan keberpihakan kepada masyarakat.

Salah satu poin penting yang dikemukakan Bupati Mukhlis adalah penanganan sektor pangan, khususnya persawahan yang merupakan tempat petani menggantungkan hidup.

Menurut Bupati Mukhlis, sebut M Zubair, kerusakan sawah masyarakat berpotensi menimbulkan krisis pangan lokal apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.

Baca Juga: Review Cherry J6T: Ban dan Velg Andalan,  Pelek Berukuran Ring 19, Lebar Sesuai Selera,  ET 35

 

"Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Bireuen telah mengirim surat dengan nomor : 56.6/064/2026 kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia, mengenai data lahan sawah yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor,"ungkap Kadis Kominsa M Zubair.

Seterusnya sebut M Zubair menyebutkan, berdasarkan surat tersebut Kementerian Pertanian dapat segera menyusun perencanaan dan anggaran untuk perbaikan lahan pertanian sawah di Kabupaten Bireuen.

Halaman:

Tags

Terkini