aceh

Abdya 2027, Kepala Bapperida: 269 Usulan Infrastruktur Masuk Radar Musrenbang

Rabu, 15 April 2026 | 14:33 WIB
Foto: Kepala Bapperida Abdya Sufrinaldi menyampaikan laporan dalam kegiatan Musrenbang kabupaten di Aula Bapperida setempat, Rabu (15/4/2026)
 
 
Realitasonline.id - Abdya | Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027, Rabu, (15/4/2026) di Aula Bapperida setempat. 
 
Forum penting ini menjadi penentu arah kebijakan pembangunan daerah ke depan, dengan sorotan utama pada ratusan usulan infrastruktur dan penajaman program berbasis kebutuhan masyarakat.
 
Baca Juga: Buka Musrenbang, Wabup Abdya: Pastikan Setiap Rupiah Anggaran Beri Manfaat Bagi Rakyat
 
Kepala Bapperida Abdya, Sufrinaldi SH, dalam laporannya mengungkapkan bahwa proses perencanaan tahun ini dilakukan lebih ketat dan berbasis data. Ia menyebutkan, total ada 269 usulan prioritas di sektor infrastruktur yang telah masuk ke dalam sistem perencanaan.
 
“Proses perencanaan tahun ini menuntut kita untuk bekerja lebih tajam dan berbasis data,” kata Suprinaldi.
 
Ratusan usulan tersebut terdiri dari sekitar 175 usulan pembangunan jalan dan jembatan, 60 usulan di sektor pengairan dan irigasi, serta 34 usulan untuk mitigasi dan pengamanan pantai. Semua usulan itu telah dipetakan dan dimasukkan ke dalam Kamus Usulan Aspirasi Tahun 2027 melalui aplikasi SIPD RI.
 
Ia juga menyampaikan, Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk menyepakati persoalan pembangunan, menentukan prioritas, serta menyelaraskan program daerah dengan kebijakan provinsi dan nasional sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.
 
Baca Juga: Tentukan Arah Rencana Daerah, Pemkab Abdya Buka FKP RKPD 2027
 
Selain infrastruktur, Suprinaldi juga menyoroti pentingnya penanganan isu prioritas seperti stunting, kemiskinan ekstrem, dan inflasi. Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus bekerja secara terintegrasi dan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri.
 
“Intervensi kesehatan, infrastruktur air bersih, dan lainnya harus bermuara pada lokus penyelesaian masalah yang sama,” ujarnya. (Zal)

Tags

Terkini