aceh

Kwarcab Pramuka Abdya: Prestasi Jambore Dunia Milik Bersama, Bukan Klaim Perorangan!

Rabu, 15 April 2026 | 20:01 WIB
Foto: Ketua Kwarcab Pramuka Abdya, Cut Bang Zulkarnain melepas keberangkatan kontingen Pramuka Abdya saat mengikuti seleksi di Aceh Besar dalam rangka menuju Jambore Polandia
 
 
Realitasonline.id - Abdya | Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Aceh Barat Daya (Abdya) dengan bangga menyatakan kalau keberhasilan lima kontingen Pramuka Abdya yang lolos seleksi Jambore Dunia ke Polandia merupakan hasil peran bersama bukan individu tertentu.
 
Ketua Kwarcab Pramuka Abdya, Zulkarnaini melalui Sekretaris Kwarcab, Akmal, Rabu (15/4/2026) sore menyampaikan jangan ada pernyataan yang dinilai tidak tepat dan menimbulkan polemik di internal organisasi.
 
 
Menurut Akmal, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama terutama pengurus Kwarcab Pramuka Abdya yang telah senantiasa mempersiapkan dan membimbing jauh sebelum kegiatan seleksi itu berlangsung.
 
"Alhamdulillah, lima anggota Pramuka kita lulus ke jambore dunia ke Polandia. Ini usaha dan kebanggaan kita bersama bukan individu tertentu," ujar Akmal dengan tegas.
 
Ia menjelaskan, proses seleksi menuju Jambore Dunia ke-26 dilakukan secara berjenjang dan melibatkan banyak pihak. Seleksi tingkat kabupaten dilaksanakan pada 16 Maret 2026 dengan melibatkan sejumlah sekolah, di antaranya SMAN Unggul Harapan Persada, SMA Jabal Nur Jadid, SMAN 1 Abdya, SMPN 1 Jeumpa, dan SMP Jabal Nur Jadid.
 
Dari seleksi tersebut, enam peserta terbaik kemudian mengikuti seleksi tingkat Kwarda Aceh dengan pendampingan Waka Bina Wasa, Cut Bang Marzuki. Keberangkatan peserta dilepas langsung oleh Ketua Kwarcab bersama jajaran pengurus serta orang tua peserta.
 
“Hasil seleksi di Kwarda Aceh menetapkan lima peserta dari Abdya, terdiri dari tiga peserta utama dan dua cadangan. Ini tentu prestasi yang sangat membanggakan bagi masyarakat Abdya secara bersama,” jelasnya.
 
Senada dengan itu, Bendahara Kwarcab Pramuka Abdya, Zulkifli Wali, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak berkaitan dengan peran tertentu, tapi murni dari motivasi para pengurus Pramuka di Abdya juga pihak sekolah.
 
 
Menurutnya, dari sisi anggaran, kegiatan Pramuka selama ini berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat Daya, tidak ada dari sumber lainnya.
 
“Kwarcab Pramuka Abdya jangan digiring pada kepentingan sesaat oleh pihak tertentu. Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, Gerakan Pramuka bukan organisasi sosial-politik dan tidak menjalankan kegiatan politik praktis,” tegasnya.
 
Ia menambahkan, Gerakan Pramuka merupakan organisasi pendidikan yang bersifat sukarela, mandiri, serta tidak membedakan suku, ras, golongan, dan agama. Tujuannya adalah membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, disiplin, serta memiliki kecakapan hidup.
 
Kwarcab Abdya menilai, prestasi yang diraih para peserta merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak, termasuk pembina, sekolah, orang tua, dan para peserta itu sendiri.
 
“Prestasi ini adalah kebanggaan kita bersama sebagai masyarakat Abdya juga terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Abdya,” pungkasnya.(Zal)

Tags

Terkini