aceh

Debit Air PDAM Langsa: Musim Hujan Berlumpur, Kemarau Kering

Rabu, 15 Maret 2023 | 01:57 WIB

LANGSA – realitasonline.id | Kita belum ada menerima penyertaan modal dana, ditahun 2020 sebesar, Rp16 miliar lebih dan di tahun 2021, Rp 36 miliar. Hal ini dikatakan, Direktur PDAM Langsa Azzahir SE, pada acara Konferensi pers di ruangan pertemuan PDAM, Senin (13/03/2023).

Dalam hal ini Azzahir membenarkan bahwa pernah mengusulkan kepada Pemko Langsa tahun 2020-2021, untuk pergantian pipa distribusi karena hampir semuanya pipa-pipa tersebut telah usang dan layak segera diganti.

Namun ketika pengusulan dana kebutuhan tersebut terkendala pasca Covid-19 sehingga kebutuhan modal belum bisa terealisasi oleh Pemko Langsa, jelas Direktur PDAM.

Dikatakan lagi PDAM Tirta Keumuning dalam kondisi memperihatinkan tetap terus berjalan secara mandiri dan sangat membutuhkan perbaikan pipa rusak yang terjadi di lapangan. Kita tetap utamakan pelayanan maksimal kepada pelanggan walaupun 90 persen pipa induk merupakan pipa yang sudah lama (usang berkarat)," tutur Azzahir.

Selain itu PDAM Langsa, yang menyerap sumber air berasal, dari Krueng Kemuning Langsa bila di musim penghujan, harus menerima air banjir yang berlumpur. Akibatnya airnya berasal dari sedimen lumpur, hingga menutupi bak penampung.

Begitu juga, ketika di musim kemarau, kondisi debit air tidak mencukupi suplay, ke bak penampungan (Water Treatment) PDAM Langsa.

Sementara itu Azzahir, SE, masalah yang sudah cukup lama dirasakan para pelanggan, sudah di sampaikan ke Paripurna DPRK Langsa tentang, persoalan yang dihadapi PDAM Langsa. Dalam hal ini sudah dilakukan, audit dari BPKP dan tidak ada, temuan berupa kerugian Negara, papar Direktur PDAM.

Halaman:

Terkini