Realitasonline.id | Salah satu momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh para umat Muslim ketika Ramadhan adalah malam Lailatul Qadar. Malam yang penuh keberuntungan, ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan.
Al-Qur’an menggambarkan malam ini sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Tidak bisa dipastikan kapan munculnya malam Lailatul Qadar, tetapi ada yang berpendapat terjadi pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.
Baca Juga: Innalillahi! Wapres Ma'ruf Amin Berduka, Rapsel Ali Meninggal Dunia Terkena Serangan Jantung
Sebagaimana dalam Hadis artinya: "Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan." (HR Bukhari).
Dilansir dari berbagai sumber, berikut tanda tanda malam Lailatul Qadar terjadi:
1. Suasana pagi yang tenang
Ibnu Abbas RA berkata, “Rasulullah bersabda, “Lailatul Qadar adalah malam tenteram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah.”
2. Matahari terbit dengan sinar yang tak kuat
Matahari redup menjadi tanda lain dari terjadinya Lailatul Qadar. Hal ini sesuai Hadis Nabi yang menginformasikan ciri malam Qadar adalah bila ada cahaya mentari lemah, cerah tak bersinar kuat keesokannya.
Baca Juga: Diduga Sewakan Aset Perusahaan, Pj Bupati Aceh Tenggara Diminta Copot Direktur PDAM Tirta Kutacane
Rasulullah bersabda, “Keesokan hari Lailatul Qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan.” (HR Muslim).
3.Diperlihatkan Lailatul Qadar dalam mimpi (oleh Allah) pada tujuh malam terakhir Ramadhan
Sebagian sahabat Nabi mengalami mimpi mendapatkan malam Lailatul Qadar. Rasulullah berkata, ”Aku melihat bahwa mimpi kalian (tentang Lailatul Qadar) terjadi pada tujuh malam terakhir. Maka barang siapa yang mau mencarinya maka carilah pada tujuh malam terakhir.” (HR Muslim).