Data ini diperkirakan akan memberikan lebih banyak petunjuk mengenai lapangan kerja AS.
Sementara, Josua melihat rupiah esok hari berpotensi melanjutkan pelemahan seiring dengan potensi menguatnya data tenaga kerja AS. Selain itu, data lowongan pekerjaan Amerika Serikat juga diperkirakan mengalami peningkatan.
Josua memproyeksi nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 15.450 – Rp 15.550 per dolar AS.
Sedangkan, Ibrahim memperkirakan mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 15.460 per saham - Rp 15.540 per saham.
Berdasarkan data dari bloomberg, rupiah spot melemah sekitar 0,07% ke Rp 15.481 per dolar AS di perdagangan Rabu (3/1). Sejalan dengan itu, rupiah Jisdor BI melemah 0,14% ke posisi Rp 15.495 per dolar AS.***