kampus

Perjalanan UIN Syahada Padang Sidempuan Miliki Akar Sejarah Cukup Panjang

Senin, 8 Mei 2023 | 14:47 WIB
Rektor UIN Syahada Padang Sidempuan Dr H Muhammad Darwis Dasopang MAg  (Realitasonline / Ist)

Padang Sidimpuan - Realitasonline.id | Secara historis, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padang Sidempuan memiliki akar sejarah yang sudah cukup panjang dengan perubahan demi perubahan.

Hal itu disampaikan Rektor UIN Syahada Padang Sidempuan Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang MAg, saat diwawancarai usai memimpin wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana UIN Syahada Padang Sidempuan tahun ajaran 2023, Sabtu (6/5/2023).

Rektor menjelaskan, cikal bakal UIN Syahada Padang Sidempuan dimulai pada tahun 1962 dengan nama Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PERTINU) yang pada saat itu hanya memiliki satu Fakultas yakni, Fakultas Syariah.

Setahun kemudian pada tahun 1963 Fakultas Tarbiyah secara resmi dibuka dan menerima mahasiswa pertama sejumlah 11 orang, sehingga pada tahun 1965, PERTINU menambah satu Fakultas lagi yakni Fakultas Ushuluddin.

Baca Juga: 10 Kota Tersepi di Indonesia, Ada yang di Sumatra Utara

Setelah adanya tiga Fakultas dan didorong keinginan hendak membuka Fakultas-Fakultas umum lainnya, seperti Fakultas Hukum dan Fakultas Pertanian. Maka timbullah ide untuk memperluas PERTINU menjadi Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (UNUSU) dan ditetapkan Syekh Ali Hasan Ahmad Addary sebagai Rektor pertamanya.

Pada Tahun 1968, salah satu Fakultas UNUSU, yaitu Fakultas Tarbiyah berubah menjadi Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang Cabang Padang Sidempuan dan Syekh Ali Hasan Ahmad ditunjuk oleh Menteri Agama untuk menduduki jabatan Dekan Fakultas Tarbiyah tersebut, bersama panitia perubahan yakni, Ketua Umum Marahamat Siregar, Ketua I Syekh Dja’far A. Wahab MA, Ketua II H.M. Yusuf Tk. Imom Hasibuan, Sekretaris I A. Siregar Gelar Sutan Mula Sontang, Sekretaris II Kalasun Nasution dan Bendahara Hariro Siregar.

Sejalan dengan didirikannya lAIN Sumatera Utara Medan pada tahun 1973, maka Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang Cabang Padang Sidempuan berubah menjadi  Fakultas Tarbiyah lAIN Sumatera Utara di Padang Sidempuan, dengan Dekan nya Prof. Syeikh Ali Hasan Ahmad al-Dary (1973-1977), Drs. Rusman Hasibuan (1977-1982), Drs. Anwar Saleh Daulay (1982-1988), Drs. Abbas Pulungan (1988-1991), dan Prof. Dr. Haidar Putra Daulay (1991-1997).

Baca Juga: Catat! Ini 4 Kampus Buka Jalur Mandiri Pakai Nilai UTBK 2023
 
Pada Tahun 1997, selama lebih kurang 24 tahun berjalan, Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara di Padang Sidempuan berubah lagi menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Padang Sidempuan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 tahun 1997 tanggal  21 Maret 1997 dengan ketua pertamanya Dr, Djakfar Siddik, MA.

Pada Tahun 2013, berubah bentuk lagi menjadi IAIN Padang Sidempuan, dengan keluarnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2013 tentang Perubahan Status STAIN Padang Sidempuan menjadi IAIN Padang Sidempuan, yang diresmikan langsung oleh Menteri Agama RI Surya Dharma Ali tangggal 6 Januari 2014 dan dilantik sebagai Rektor pertamanya DR. H. Ibrahim Siregar, MCL.

Dengan peralihan status STAIN Padang Sidempuan menjadi IAIN Padang Sidempuan belum membuat keluarga besar merasa puas. Perjuangan menaikkan status dan pengembangan lembaga ini menjadi terus dilakukan dan perjuanganpun mulai dilakukan sejak 2020, hingga hasil perjuangan itu pun berbuah hasil pada tahun 2022 dengan keluarnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2022 dan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 85 Tahun 2022 tentang STATUTA UIN Syahada Padang Sidempuan.

Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag dilantik Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas menjadi Rektor pertamanya berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor  024067/B.II/3/2022 tanggal 26 Juli 2022 tentang Penetapan Rektor UIN Syahada Padang Sidempuan Masa Jabatan 2022-2026.

Baca Juga: PT KAI Buka Rekrutmen, Cek Selengkapnya!
 
" UIN Syahada Padang Sidempuan, jika dilihat cikal bakal sejarahnya, sudah berusia 63 tahun sejak berdirinya PERTINU. Namun, jika dilihat dari kemandiriannya sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang otonom, maka UIN Syahada sudah berumur 26 tahun, sejak beralih bentuk menjadi STAIN Padang Sidempuan tanggal 21 Matet 1997 (sebagai Dies Natalis UIN Syahada Padang Sidempuan), " ujar Darwis Dasopang.

Rektor menjelaskan, peralihan status IAIN Padang Sidempuan menjadi UIN Syahada Padang Sidempuan ternyata memberikan motivasi dan semangat kerja bagi Keluarga Besar UIN Syahada Padang Sidempuan baik pegawai, Dosen dan mahasiswa, dengan mencatat beberapa prestasi yang diperoleh pada tahun 2022.

Halaman:

Tags

Terkini

Telegram Rilis Fitur Baru, Ada App Store Mini

Sabtu, 31 Agustus 2024 | 18:36 WIB