17 Kecamatan Ini Tercatat Kumuh Ironinya Lagi Tidak Punya Septic Tank, DPRD Medan Minta Dikurangi

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Rabu, 27 September 2023 | 10:00 WIB
Gambar ilustrasi kawasan kumuh. (Realitasonline.id/Dokumen)
Gambar ilustrasi kawasan kumuh. (Realitasonline.id/Dokumen)

Medan - Realitasonline.id| Anggota DPRD Medan Edi Saputra mendorong pemerintah kota mengurangi pemukiman kumuh.

Permintaan ini disampaikan DPRD Medan seiring dengan dibahasnya Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) Kota Medan tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman di Medan Sumatera Utara.

"Kami mendorong Pemko Medan agar mengurangi pemukiman kumuh, karena masih tinggi kawasan kumuh di Kota Medan," kata Edi, Rabu (26/9/2023).

Baca Juga: Dukung Bacapres Anies Baswedan, 2 Kader Partai Demokrat ini Minta Maaf dan Mengaku Cuma Bercanda

Sebab, anggota DPRD Medan Edi Saputra ini menilai sudah beberapa kali pergantian kepemimpinan Wali Kota Medan, tapi pemukiman kumuh belum juga teratasi secara signifikan.

Pihaknya mencatat hingga kini pemukiman kumuh tidak kunjung berkurang karena ada di 17 dari total 21 kecamatan dan 48 dari total 151 kelurahan di wilayah Kota Medan.

"Beberapa kesempatan kami menyampaikan sudah belasan tahun dan beberapa periode kepemimpinan Wali Kota Medan, namun pemukiman kumuh tidak kunjung berkurang," ungkapnya.

Baca Juga: Polres Batubara Gelar Patroli Cegah Aksi Premanisme

Politisi ini juga menyebut berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Medan No.050/2022, bahwa lokasi pemukiman kumuh di Kota Medan tinggal di 14 kecamatan tersebar pada 33 kelurahan.
"Kami memberi apresiasi atas program dan kerja Wali Kota Medan. Tapi jumlah ini masih tergolong tinggi dan bagaimana perkembangan sekarang," papar Edi.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan Endar Sutan Lubis sebelumnya menargetkan sekitar 160 hektare kawasan kumuh di daerah ini berkurang dalam setahun.

Baca Juga: Peduli Kaum Duafa, Liska Hariani Beri Pengobatan Gratis dan Tali Asih

"Kita punya target satu tahun ini harus mengurangi atau menghilangkan kawasan kumuh rata-rata seluas 160 hektare," katanya.

Pihaknya menyebut salah satu lokasi fokus yang telah dilakukan oleh Pemkot Medan lewat program bedah rumah di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan.

Baca Juga: Kepsek SMPN 11 Binjai Diminta Bertanggung Jawab dan Klarifikasi Tentang Dana Titipan

Sebab kebersihan lingkungan tempat tinggal di pemukiman kumuh termasuk salah satu penyebab kekerdilan pada anak di bawah lima tahun (balita).

"Program kami dalam upaya penanganan stunting adalah bedah rumah, penyediaan air bersih dan pembuatan septic tank baik itu yang individu maupun komunal," tutur Endar. (AY)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X