Dinas Koperasi Sumut Ikut Andil di PON 2024, Pamerkan Produk Kerajinan Khas Sumatera Utara

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Minggu, 11 Agustus 2024 | 20:50 WIB
Wakil Ketua Bidang Pemasaran PB PON Sumut yang juga Kepala Dinas Koperasi dan UKM Naslindo Sirait. (Realitasonline.id/Dok)
Wakil Ketua Bidang Pemasaran PB PON Sumut yang juga Kepala Dinas Koperasi dan UKM Naslindo Sirait. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id| MEDAN - Dinas Koperasi Sumut menghadirkan 300 pelaku UMKM dalam PON 2024.

Dalam perhelatan ajang olahraga terbesar tingkat nasional Indonesia itu, Dinas Koperasi dan UKM Sumut mengklaim siap memamerkan produk kerajinan khas Sumatera Utara, termasuk membuat stand di venue dan hotel digiat PON 2024.

Ketua Bidang Pemasaran PB PON Sumut sekaligus Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Naslindo Sirait memaparkan pihaknya akan memaksimalkan keterlibatan stand UKM di venue pertandingan dan juga hotel-hotel tempat penginapan kontingen PON 2024.

Baca Juga: Warga Sumut Pesimis PON 2024 Akan Sukses, Pembangunan Infrastruktur Dapat Sorotan!

"Sedang kita jajaki selain ditempatkan di venue pertandingan yang ada, kita juga kita buka gerai di hotel-hotel," ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Hadirkan Pelaku UKM

Di sisi lain Naslindo mengatakan para pelaku UKM nantinya juga akan dibuatkan program yang sejalan dengan penyelenggaraan PON 2024 baik di Kota Medan maupun Kabupaten dan Kota penyelenggara lainnya di Sumut.

Baca Juga: Simak! Ini Daftar Venue dan Jadwal Pertandingan Cabor PON 2024 di Sumatera Utara

"Juga kita buat side event di Lapangan Benteng selama PON berlangsung," ungkapnya.

"Di Kabupaten dan kota juga kami minta agar di buat side event di luar venue," sambung Naslindo.

Ketika ditanya mengenai jumlah UKM yang sudah dipastikan terlibat di ajang olahraga nasional empat tahunan tersebut, Naslindo mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan.

Baca Juga: Angkat Besi Sumut Butuh Try Out Jelang PON 2024, Pengprov PABSI: Kita Mohon kepada KONI Sumut agar Beri Kesempatan bagi Atlet

Namun dirinya memastikan akan ada ratusan UKM yang siap terlibat nantinya.

"Kami masih proses kurasi. Tapi perkiraannya sekitar 200 sampai dengan 300 UKM," pungkasnya. (AY)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X