Sabrina: Ketahanan Nasional Dimulai dari Keluarga Berdaya Kuat

photo author
Administrator, Realitas Online
- Selasa, 8 Desember 2020 | 12:47 WIB
Sekdaprov Sumut R Sabrina dan Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi menghadiri Seminar Edukasi Ketahanan Keluarga dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu Ke-92 Tingkat Provinsi Sumut Tahun 2020 di Gedung Bina Graha Jalan Diponegoro No.21 Medan, Senin (7/12).
Sekdaprov Sumut R Sabrina dan Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi menghadiri Seminar Edukasi Ketahanan Keluarga dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu Ke-92 Tingkat Provinsi Sumut Tahun 2020 di Gedung Bina Graha Jalan Diponegoro No.21 Medan, Senin (7/12).

MEDAN - realitasonline.id | Keluarga merupakan unit terkecil dalam lingkungan masyarakat. Namun pengaruhnya berdampak luar biasa bagi ketahanan nasional. Untuk itu sangat penting menciptakan keluarga yang berdaya dan kuat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) R Sabrina saat membuka dan menjadi salah satu narasumber pada Seminar Edukasi Ketahanan Keluarga 'Ibu adalah Sekolah Utamaku' dalam Rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-92 Tingkat Provinsi Sumut Tahun 2020, Senin (7/12), di Gedung Bina Graha Pemprov Sumut, Jalan Pangeran Dipenogoro Nomor 21 Medan.

"Keluarga yang berdaya dan kuat itu salah satunya dipengaruhi peran penting sosok ibu di dalam keluarga. Edukasi ketahanan keluarga khususnya dalam rangka peringatan hari ibu hari ini, mari kita jadikan untuk refleksi dan apresiasi ibu atau istri masing-masing di rumah," ujar Sabrina.

Momen ini, kata Sabrina, juga penting untuk dijadikan refleksi tentang sejauh mana seluruh pihak khususnya laki-laki mendukung kesetaraan dan pemberdayaan perempuan. Katanya, pemberdayaan perempuan sulit terwujud tanpa kesertaan kaum pria.

"Banyak yang mempersempit makna dan pemberdayaan perempuan hanya menjadi isu perempuan semata. Padahal ketika laki-laki mau terlibat dan membatu mendukung isu ini, akan lebih mudah mewujudkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan," tuturnya.

Perempuan atau ibu yang bahagia, produktif, aktif dan kreatif akan berdampak besar pada kekuatan keluarga. Suasana rumah menjadi lebih berwarna dan hangat, anak-anak terawat dan suami menjadi tenang. Sebaliknya, ibu yang menderita bisa melemahkan ikatan keluarga.

Sebelumnya, pada sesi pertama seminar, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nawal Edy Rahmayadi yang juga turut menjadi narasumber sepakat perempuan memiliki peran besar dalam menciptakan keluarga yang kuat dan berdaya, serta berujung pada ketahanan nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X