7 Negara Ikuti MTQ Antar Bangsa Dunia Melayu Dunia Islam

photo author
Ilham Aga Putra Lubis, Realitas Online
- Senin, 3 April 2023 | 23:30 WIB
Musa Rajekshah  menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawah Quran (MTQ) Antarbangsa oleh Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) di Masjid Al-Musannif Cemara, Deliserdang. (Realitasonline.id/Dinas Kominfo Sumut)
Musa Rajekshah menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawah Quran (MTQ) Antarbangsa oleh Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) di Masjid Al-Musannif Cemara, Deliserdang. (Realitasonline.id/Dinas Kominfo Sumut)

Deliserdang - Realitasonline.id | Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menyambut baik kegiatan Musabaqah Tilawah Quran (MTQ) Antarbangsa oleh Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) bekerja sama dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) yang diadakan di Masjid Al-Musannif.

Menurutnya penyelenggaraan MTQ dengan memilih Deliserdang sebagai tuan rumah akan membawa keberkahan bagi Sumut secara umum.

Hal ini disampaikannya Musa Rajekshah.
“Alhamdulilah, terima kasih karena Sumut bisa menjadi tuan rumah MTQ Antarbangsa. Semakin banyak generasi muda Islam ke depan cinta Alquran, memaknainya dan menjadikannya pendoman hidup,” ujar Musa Rajekshah yang juga merupakan Dewan Penasihat DMDI.

 

Baca Juga: Gencarkan Ops Pekat Toba, Polresta Deli Serdang Amankan Ratusan Pelaku Premanisme, dan Sita Miras serta Mesin

 

Wagub Musa berharap semakin banyak MTQ yang digelar di Sumut dan semakin banyak kegiatan yang bermanfaat untuk umat yang diselenggarakan di Masjid Al-Musannif.

Wakil Presiden DMDI Komjen (Purn) Syafruddin menyampaikan MTQ ini merupakan kegiatan rutin DMDI dan sudah memasuki tahun ke-13, tahun lalu acara sama digelar di Malaysia.

"MTQ Antarbangsa ini agenda tahunan kita yang sudah dilaksanakan 13 kali. Acara ini diikuti tujuh negara Asean di antaranya Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina dan lainnya,” katanya.

 

Baca Juga: DPRD Taput Paripurnakan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2022 Rp1,50 T

 

Acara ini, tambahnya, ditujukan sebagai motivasi bagi generasi muda Islam untuk mau belajar dan membaca Alquran dan sebagai upaya menyelesaikan masalah karena sebesar 65% umat Islam di Indonesia, tidak bisa membaca Alquran.

“Ini kita jadikan motivasi untuk pembelajaran untuk kaum muda kita agar termotivasi terus dalam membaca Alquran. Sekaligus juga menyelesaikan tunggakan yang menurut riset sebesar 65% umat Islam yang belum bisa baca Alquran," ujar Syafruddin. (AY)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ilham Aga Putra Lubis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X