medan

Proyek Gagal Lampu Pocong di Medan Telan APBD Rp 21 Miliar, Ketua DPRD Medan: Kembalikan ke Negara

Rabu, 10 Mei 2023 | 15:19 WIB
Ketua DPRD Medan Hasyim dan Lampu Pocong yang dinilai sebagai proyek gagal di Kota Medan. (Realitasonline.id/Dokumen)


Medan - Realitasonline.id| Ketua DPRD Medan Hasyim mendukung sikap Wali Kota Bobby Nasution untuk memberi sanksi tegas kepadang pemborong agar mengembalikan anggaran APBD Rp 21 miliar yang telah dibayarkan untuk membiayai proyek lampu di Kota Medan yang dinilai sebagai proyek gagal.

Ketua DPRD Medan Hasyim Rabu 10 Mai 2023 meminta pihak ketiga dalam proyek pemasangan lampu jalan yang disebut-sebut netizen sebagai lampu pocong untuk mengembalikan anggaran Pemko Medan yang diambil dari APBD senilai Rp 21 milliar yang sudah dibayarkan kepada pemborong untuk proyek tersebut.

Baca Juga: Tepat Hari Kesepuluh, Partai Hanura Perdana Daftarkan Bacaleg ke KIP Abdya

"Hal ini menjadi evaluasi bagi seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan supaya cermat dan tepat sasaran dalam penggunaan APBD," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim kepada wartawan saat dihubungi melalui telepon selular ini juga sebagai pembelajaran bagi pihak ketiga atau pemborong agar tidak bekerja asal jadi, tetapi harus mengedepankan kualitas dan profesional.

Baca Juga: Ikuti Lomba Kampung KB Tingkat Nasional, Masyarakat Agar Lakukan Ini

Hasyim juga mengingatkan kebijakan Wali Kota Medan dalam menindak tegas pemborong proyek lampu pocong ini merupakan peringatan bagi OPD untuk tidak bermain-main dalam mengelola dana APBD. “Dana APBD yang dikelola itu adalah uang rakyat dan diperuntukkan untuk kesejahteraan rakyat. Jadilah OPD yang amanah, inovatif dan dengan semangat kerja yang tinggi untuk percepatan pembangunan Kota Medan,” pungkas Hasyim.

Baca Juga: Saluran Irigasi Ambruk, Petani di Abdya Terancam Gagal Panen

Sebelumnya Wali Kota Medan Bobby Nasution menegaskan proyek lampu jalan yang di tampung pada dana APBD tahun 2022 senilai Rp 25,7 miliar dianggap sebagai proyek gagal. Dimana Rp 21 miliar dari anggaran itu sudah dikducurkan.

Ia menyebutkan kegagalan ini diduga ada kelalaian dalam perencanaan, sehingga proyek penataan lanskap dan pemasangan lampu jalan sekitar 1.700 unit tidak sesuai perencanaan awal. (AY)

Tags

Terkini