medan

Pemprov Sumut Umumkan Trend Menurun Jumlah Penduduk Miskin di Sumatera Utara Tiga Tahun Terakhir

Jumat, 21 Juli 2023 | 16:18 WIB
Kadis Kominfo Sumut Ilyas S Sitorus bersama Kabiro Perekonomian Setdaprov Sumut Naslindo Sirait memberikan keterangan pers baru-baru ini. (Realitasonline.id/Kominfo Sumut)

Baca Juga: Apersi Minta Pemprov Sumut Sosialisasikan Tapera Bagi ASN, Wagub Musa Rajekshah Ingatkan Pengembang

Hal ini ditandai dengan realisasi APBD Provinsi Sumut pada triwulan I-2023 mengalami peningkatan, baik dari sisi pendapatan maupun penyerapan belanja dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Perekonomian Sumatera Utara pada triwulan I 2023 tumbuh sebesar 4,87% (yoy), relatif tumbuh tinggi meskipun melambat dari triwulan IV 2022 yang tumbuh sebesar 5,26% (yoy),” ujarnya.

Naslindo mengatakan realisasi pendapatan APBD pada triwulan I-2023 sebesar 19,29% dari pagu, lebih tinggi dari realisasi triwulan I-2022 sebesar 18,51% yang berasal dari peningkatan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga: Hutan Mangrove Desa Sei Tempurung Diramah Jadi Kebun Kelapa Sawit, Ini Penjelasan Kepala UPT KPH Asahan

Realisasi belanja APBD pada triwulan I-2023 juga mengalami peningkatan, didorong oleh optimalisasi penyerapan pada komponen belanja operasi, belanja modal, dan belanja tak terduga.

Peningkatan ini seiring dengan berlanjutnya pembangunan infrastruktur di Sumatera dan optimalisasi APBD dalam rangka pengendalian inflasi di daerah,” terang Naslindo.

Disampaikan juga berdasar data yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut, belanja Pemerintah Pusat melalui APBN ke Sumut tahun 2023 tercatat meningkat signifikan yakni naik 28,81% (yoy).

Dengan realisasinya pada triwulan I-2023 sebesar 15,71% lebih tinggi dibandingkan triwulan I-2022 sebesar 14,22%.

Baca Juga: Penikmat Cerutu Perlu Tahu, di Kota Medan Telah Hadir Objek Wisata Baru Dari PTPN II

Peningkatan ini didorong oleh belanja barang dan modal seiring dengan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) serta infrastruktur dasar pendukung lainnya.

Selain pertumbuhan ekonomi, kata Nalindo, faktor lainnya yang membuat garis kemiskinan menurun adalah meningkatkan pendapatan per kapita yang tercatat Rp602.999/kapita/bulan pada Maret 2023.

Dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp458.706 atau 76,07% dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp 144.293 atau sekitar 23,93%.

Baca Juga: Kapolresta Deli Serdang Dampingi Wakapolda Sumut Sambut Irjen Pol Agung Setya di Bandara Kuala

“Juga peningkatan pelayanan dasar seperti penyediaan air minum perpipaan, perbaikan infrastruktur ekonomi dengan membangun jalan provinsi dan pembangunan irigasi, " katanya.

Halaman:

Tags

Terkini