Kebakaran Hutan di Pasaman Barat Berhasil Dipadamkan, 4 Ha Lahan Sawit Hangus

photo author
[email protected], Realitas Online
- Senin, 3 Februari 2020 | 00:00 WIB

PASAMAN BARAT - Realitasonline | Tim terpadu gabungan TNI, POLRI, BPBD, manajemen PT Bakri dan masyarakat berhasil memadamkan  kebakaran lahan kelapa sawit di Plasma Batang Alin Blok A6 Jorong Lubuk Juangan Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Minggu (1/3/2020).

Tim terpadu pemadaman Karhutla yang telah dilakukan selama empat hari tersebut dipimpin langsung oleh Kabag OPS Polres Pasbar, Kompol H Muddasir SH MH dan juga didampingi oleh Kapolsek Gunung Tuleh IPTU Zulfikar SH MH, Kapolsek Lembah Melintang, IPTU Alfian Nurman SH dan kepala BPBD Pasbar, Drs H Edy Busti.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Ferry Herlambang melalui Kabag OPS, Kompol H Muddasir mengatakan berkat kerja sama yang baik antara TNI, POLRI, BPBD, pihak perusahaan dan masyarakat dalam memadamkan kebakaran lahan perkebunan masyarakat seluas 4 hektare di hari keempat ini api telah berhasil dipadamkan.

"Alhamdulillah, di hari keempat pasca terjadinya kebakaran pada Kamis (27/2) lalu, api sudah berhasil kita padamkan. Tentunya ini berkat kerja keras dan kerja sama yang baik antara personil yang bekerja di lapangan dengan bantuan masyarakat," ungkap Muddasir.

Dia menambahkan untuk selanjutnya pengawasan dan keamanan lahan ini akan kita serahkan kepada PT Bakri dan pengurus kelompok tani Batang Alin Permai untuk memastikan dan mengantisipasi kemungkinan timbulnya titik api baru.

Sementara itu Kapolsek Gunung Tuleh, IPTU Zulfikar mengatakan jumlah personil POLRI yang diturunkan dalam kegiatan pemadaman Karhutla tersebut terdiri dari 35 orang dari gabungan personil Polres Pasbar, Polsek Lembah Melintang dan Polsek Gunung Tuleh, 20 orang dari porsonil TNI serta dari BPBD Pasbar serta dari pihak perusahaan dan masyarakat.

Ditambahkan, dalam memudahkan tim untuk memadamkan api, di samping menggunakan peralatan seadanya seperti pelepah sawit, petugas dan masyarakat juga dibantu dengan menggunakan 6 unit pompa air dan satu unit exavator untuk menghindari melebarnya penyebaran api.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: [email protected]

Rekomendasi

Terkini

X