Barack Obama Tampil di Panggung Nasional Dukung Sekutunya di Partai Demokrat untuk Kamala Harris Melawan Donald Trump

photo author
Cut Yuli, Realitas Online
- Rabu, 21 Agustus 2024 | 18:04 WIB
Barack Obama Tampil di Panggung Nasional Dukung Sekutunya di Partai Demokrat untuk Kamala Harris Melawan Donald Trump
Barack Obama Tampil di Panggung Nasional Dukung Sekutunya di Partai Demokrat untuk Kamala Harris Melawan Donald Trump

realitasonline.id - Menjelang pemilihan presiden AS. Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, kembali tampil di panggung nasional pada Selasa malam untuk mendukung sekutunya di Partai Demokrat, Kamala Harris.

Yang sedang berjuang dalam upaya terakhirnya untuk menjadi presiden melawan kandidat dari Partai Republik, Donald Trump.

Baca Juga: Calon Presiden AS Kamala Harris Memang Beda Tidak Akan Intervensi The Fed

Sang presiden kulit hitam pertama di Amerika, telah mengalihkan pengaruh politiknya yang besar untuk mendukung Harris, yang berusaha mencetak sejarah sebagai wanita pertama sekaligus orang kulit hitam dan Asia Selatan pertama yang terpilih sebagai presiden AS pada 5 November mendatang.

Dia akan didahului oleh istrinya, Michelle, yang menjadi salah satu nama teratas dalam daftar keinginan Demokrat sebagai calon presiden masa depan.

Baca Juga: Calon Presiden AS, Kamala Harris Tidak Setuju Membahas Pemberlakuan Embargo Senjata Terhadap Israel

Sejumlah anggota Partai Republik yang meninggalkan partai setelah pengambilalihan oleh Trump, ikut hadir di konvensi pada Selasa malam.

Mereka termasuk mantan Sekretaris Pers Gedung Putih Trump, Stephanie Grisham, dan mantan pemilih Trump, Kyle Sweetser.

Baca Juga: Calon Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump vs Partai Demokrat Kamala Harris Siap Berdebat Panas!

Kemudian di malam hari, Wali Kota Mesa, Arizona, John Giles, yang juga dari Partai Republik, dijadwalkan untuk berbicara.

Grisham menceritakan perjalanannya dari seorang "penganut setia" Trump menjadi staf senior Gedung Putih pertama yang mengundurkan diri setelah serangan oleh pendukung Trump di Capitol AS pada 6 Januari 2021.

"Dia (Trump) tidak memiliki empati, moral, dan tidak setia pada kebenaran," kata Grisham. "Kamala Harris mengatakan yang sebenarnya. Dia menghormati rakyat Amerika. Dan dia mendapat dukungan saya."

Pemilih konservatif yang tidak menyukai Trump menjadi salah satu target yang diharapkan oleh Demokrat. Tantangannya adalah meyakinkan mereka untuk datang ke kotak suara pada bulan November dan memilih Harris, daripada tinggal di rumah atau menulis nama kandidat presiden lainnya.

Kampanye Harris yang masih baru dan minim kebijakan spesifik telah berjalan dengan antusiasme para Demokrat yang merasa lega atas kepergian Joe Biden, presiden yang dicintai namun menjadi beban di usia 81 tahun.

Obama akan menyampaikan pandangannya tentang apa yang akan membawa Harris menuju kemenangan sekaligus memperingatkan Demokrat tentang tugas berat yang mereka hadapi dalam 11 minggu ke depan, menurut sumber yang mengetahui pernyataan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cut Yuli

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

CPNS ATR/BPN Dibekali Komunikasi Publik

Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB
X