Realitasonline.id - Belitung Timur | Pemkab Belitung Timur (Beltim) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 ini sebesar Rp138.321.181.136.
Jumlah ini meningkat sebesar 6,4 persen dari tahun 2025 lalu. Plt Kepala Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Ira Elvira Kirana mengatakan target tersebut sudah melalui persetujuan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Badan Anggaran DPRD Beltim.
Ia pun optimis target PAD di tahun ini dapat tercapai. BPKPD pun sudah menyiapkan berbagai langkah untuk menggenjot penerimaan bagi daerah tersebut.
Baca Juga: Temukan 4 Bungkus Ganja, Warga Abdya Diborgol Polisi
Mulai dari mengupayakan penerimaan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), memaksimalkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).
“Ya semuanya ingin kita maksimalkan. Mudah-mudahan semuanya dapat meningkat di tahun ini,” harap Ira saat ditemui Diskominfo Beltim di Ruang Kerjanya, Kamis (29/1/2026).
BKPD juga terus melakukan upaya jemput bola ke setiap kecamatan dan wajib pajak di desa. Termasuk pula sosialisasi yang dilaksanakan secara terus menerus agar wajib pajak paham dan melaksanakn tugasnya bagi pembangunan daerah.
Berbagai inovasi terus dilakukan demi peningkatan pelayanan bagi kemudahan pembayaran.
Baca Juga: Lakukan Bakti Sosial, Mahasiswa Unsyiah Aceh akan Diterjunkan ke Kampung Uning Mas Bener Meriah
Tidak hanya menggandeng Bank Pembangunan Daerah, bank BUMN serta swasta juga akan dilibatkan agar wajib pajak lebih mudah melakukan pembayaran.
“Kan banyak juga wajib pajak kita yang berada di luar daerah. Maka kalau kita kerjasama dengan perbankan swasta atau yang tergabung di Bank Himbara akan makin memudahkan,” ujar Ira.
Selain itu pula, Bendahara Umum Daerah ini ingin agar penerimaan dari retribusi daerah juga meningkat signifikan, terutama dari pemanfaatan aset daerah .
Semisal dari retribusi gedung olahraga, stadion, bus, ataupun aset-aset lain yang dikelola oleh OPD pengampu retribusi di Pemkab Beltim.
“Jadi tidak hanya stagnan dari tahun ke tahun tanpa ada daya ungkit dan progres positif. Kita sudah menetapkan Peraturan Daerahnya, jadi seharusnya setiap OPD pengampu dapat berkontribusi penuh untuk memaksimalkan pendapatan bagi daerah,” kata Ira.
Tahun Lalu Realisasi PAD Capai 94,4 Persen Dari Target
Realisasi PAD Kabupaten Beltim tahun 2025 lalu sebesar Rp123.549.082.742,35. Jumlah capaian itu belum mencapai target yang ditetapkan yakni Rp.130 milyar atau mencapai 94,4 persen.
Baca Juga: Pemindahan Mantan Kadis Kominfo Ilyas Sitorus ke Nusakambangan Disorot DPRD Sumut
Secara persentase, pencapaian realisasi dari target PAD tahun 2025 memang tidak tercapai, tetapi secara angka, pencapaian realisasi PAD tahun 2025 ini meningkat sebesar Rp. 23.694.052.297,00 Dibandingkan realisasi tahun 2024.