Tak Bisa Diremehkan! Ini Dia Mazda Vantrend Model 90an Harga Terjangkau Sempat Jadi Pesaing Daihatsu Zebra dan Kijang, Gak Laku Di Pasaran Karena Ini

photo author
Mukhtar Habib, Realitas Online
- Senin, 16 September 2024 | 07:53 WIB
Mazda Vantrend saat berada di jalan saat direview. (ss.youtube@motomobi)
Mazda Vantrend saat berada di jalan saat direview. (ss.youtube@motomobi)

Realitasonline.id | Mazda Vantrend sedikit berbeda dan tak bisa diremehkan  sebagai Wagon, yang sudah memproduksi model ini tahun 90an. Diluncurkan pada tahun 1993 sebagai proyek ambisius Mazda meluncurkan mobil dengan harga terjangkau waktu itu.

Melansir youtube@youtubemotomobi, Vantrend awalnya diluncurkan untuk bersaing dengan Daihatsu Zebra dan Kijang, mobil niaga yang lebih umum pada waktu itu.

Baca Juga: Dodge Hornet Dirombak Abis Jadi Mobil Reli Listrik 1072-HP

Mazda merancang Vantrend agar terasa seperti sedan, dan inilah penampilannya. Sebenarnya, mobil ini berbasis pada Mazda GLC dari tahun '80-an, dan masuk ke Indonesia pada tahun 1993.

Meskipun Mazda Vantrend merupakan model yang lebih baru, desain depannya masih terlihat klasik karena dasarnya berasal dari Mazda GLC.

Selain itu, mobil ini menggunakan lampu depan dengan dua bagian, yaitu lampu jarak dekat dan lampu jauh, yang terpisah di dua kotak.

Baca Juga: Grebek Kampung Berseri Astra: Jelajah Lebih Dekat Topografi Desa Pantai Cermin Kanan

Mazda Vantrend ini memiliki panjang sekitar 4,1 meter, mirip dengan kendaraan niaga di Indonesia.

Mobil kabarnya kurang diminati alias tak laku di pasaran. tetapi sayangnya tidak laku karena pajaknya relatif tinggi meskipun harga mobilnya sendiri murah.

Merupakan Wagon lima penumpang, untuk ukuran pelek aslinya Vantrend (14 inci). Saat review dalam berkendara di luar kota, mobil ini cukup nyaman dan AC-nya membantu menjaga suhu tetap dingin.

Baca Juga: Grebek Kampung Berseri Astra: Jelajah Lebih Dekat Topografi Desa Pantai Cermin Kanan

Koplingnya empuk serta perpindahan giginya terasa smooth. Mesin 1400 cc ini cukup untuk kebutuhan sehari-hari di dalam kota. Meski ada sedikit bunyi dari gardan belakang, ini mirip dengan bunyi yang terdengar pada Avanza generasi pertama.

Namun, ada masalah dengan overheat pada model ini, sering disebabkan oleh penggunaan komponen atau sistem pendinginan yang kurang optimal. Untuk menghindari overheat, sebaiknya menggunakan radiator berkualitas.

Mesin Mazda Vantrend memang tidak dirancang untuk performa yang sangat menonjol, terutama dalam hal akselerasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mukhtar Habib

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X