Realitasonline.id | Teknologi stealth telah lama digunakan dalam dunia militer, tetapi bisakah kita menerapkannya pada mobil agar tidak terdeteksi radar?
Pesawat tempur siluman menggunakan material penyerap gelombang radar. Konsep ini bisa diterapkan pada mobil dengan bahan serupa.
Bentuk aerodinamis juga berperan. Desain tanpa sudut tajam dapat mengurangi pemantulan gelombang radar dan membuat mobil lebih sulit terdeteksi.
Baca Juga: Mengapa Mobil Lebih Boros Saat Diparkir di Tempat Tertentu? Studi Energi Tersembunyi
Cat khusus berbasis karbon nano telah dikembangkan untuk menyerap sinyal radar. Jika diaplikasikan ke mobil, ini bisa meningkatkan sifat stealth.
Teknologi adaptive camouflage menggunakan panel layar fleksibel yang menampilkan gambar sekitarnya, membuat mobil tampak "menghilang."
Sensor pengacak sinyal bisa menipu radar dengan memantulkan sinyal ke arah lain atau menciptakan ilusi jarak yang berbeda.
Baca Juga: Polres Sergai dan TNI Sukses Amankan Motocross Perdana di Pegajahan
Namun, kendaraan sipil harus tetap terdeteksi untuk alasan keamanan, seperti sistem lalu lintas, penghindaran kecelakaan, dan pelacakan pencurian.
Jika mobil benar-benar tidak terdeteksi radar, ada risiko penyalahgunaan dalam kejahatan atau kecelakaan karena sulit dilacak.
Mobil dengan teknologi stealth mungkin lebih masuk akal untuk keperluan khusus, seperti militer, misi rahasia, atau perlindungan eksekutif.
Jadi, meski mobil hantu bisa dibuat, penerapannya masih terbatas. Mungkinkah kita melihat kendaraan tak terlihat di jalan raya di masa depan? (EF).