Ketika Petani Mimpi Ingin Punya Mobil Mewah, Harga Gabah Justru Bikin Kecewa

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Kamis, 1 Mei 2025 | 12:24 WIB
Presiden Prabowo saat tanam raya di Sumatera Selatan (kiri) dan keluhan petani soal harga gabah yang anjlok di Lampung (kanan). (Realitasonline.id/YouTube.com /Sekretariat Presiden - Facebook.com/Edi Pertanian Milenial)
Presiden Prabowo saat tanam raya di Sumatera Selatan (kiri) dan keluhan petani soal harga gabah yang anjlok di Lampung (kanan). (Realitasonline.id/YouTube.com /Sekretariat Presiden - Facebook.com/Edi Pertanian Milenial)


Realitasonline.id | Presiden RI Prabowo Subianto baru-baru ini mengungkap keinginan besarnya agar petani di Indonesia hidup dengan makmur.

Prabowo menyebut tanda petani makmur itu dengan memiliki rumah bagus hingga mobil mewah.

Hal itu diutarakan Prabowo saat kegiatan Tanam Raya Bersama di Sumatera Selatan (Sumsel) pada Rabu 23 April 2025 lalu.

Prabowo awalnya berterima kasih kepada pemerintah daerah dan kelompok tani yang bahu-membahu berupaya meningkatkan produktivitas hasil tani.

Baca Juga: Midlands Ungguli Maranello: Aston Martin DBX S Baru Lebih Bertenaga dari Ferrari Purosangue

Orang nomor satu di RI itu menilai selama masih bisa memproduksi pangan, Indonesia akan aman, dan petani akan sejahtera.

"Kalau pangan kita aman, negara aman. Nggak usah takut saham naik atau turun," terang Prabowo.

"Tapi selama kita bisa produksi pangan, negara kita aman, nggak usah khawatir. Negara kita kaya. Yang sekarang penting adalah pemerataan kekayaan tidak boleh terpusat di segelintir orang," tegasnya.

Berkaca dari itu, sebelumnya terdengar keluhan dari para petani lantaran harga gabahnya anjlok di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) senilai Rp6.500 per kilogram (kg).

Seperti petani di wilayah Kabupaten Mesuji Lampung yang mengeluhkan mereka hanya mampu menjual hasil panennya sebesar Rp5.400 per kg.

Baca Juga: Kenderaan Baru untuk Layanan Haji 2025 di Tanah Suci, Ini Penjelasan Kementrian Agama RI

Sang petani mengutarakan keluhan itu kepada Prabowo selaku Presiden RI, lantaran kecewa dengan HPP yang diteken pemerintah tidak sesuai kenyataan di lapangan.

Unggahan Facebook terkait keluhan petani di Lampung usai harga gabahnya anjlok di bawah HPP. (Facebook.com / Edi Pertanian Milenial)

"Tidak sesuai omongan, katanya harga padi standar Rp6.500, tapi di Lampung Selatan, harga anjlok," tegas sang petani dalam cuplikan video di akun Facebook Edi Pertanian Milenial, dilihat pada Rabu, 23 April 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X