Realitasonline.id | BJ-40 Plus memakai mesin 2.000 cc turbocharged 4 silinder dan transmisi otomatis 8 speed ZF, menghasilkan tenaga sekitar 221 hp dan torsi 380 Nm.
Dari sisi struktur, ia menggunakan sasis tangga (“ladder frame”) yang tangguh, ground clearance sekitar 210 mm, membuatnya tetap percaya diri di medan berat.
Dimensi BJ-40 Plus cukup besar: panjang ~4.465 mm, lebar ~1.925 mm, tinggi ~1.871 mm, wheelbase 2.745 mm — proporsi kuat dan maskulin.
Baca Juga: Chery Tiggo Cross dan Rivalnya: Fitur Baru Serta Keunggulan yang Bikin Banyak Orang Tertarik di 2025
Fitur transfer case elektronik & differential lock dari Borg-Wagner memungkinkannya melewati rintangan berat seperti lumpur atau jalan berbatu dengan lebih mudah.
Interiornya juga diberi perhatian: dashboard LCD 12,3 inci, layar tengah 10 inci, sistem infotainment modern dan fitur-eksterior yang memberi kesan premium padahal dengan harga kompetitif.
Di GIIAS 2025, ada diskon untuk BJ-40 Plus; harga OTR Jakarta sempat turun sekitar Rp20 juta dari harga aslinya Rp698 juta, jadi sekitar Rp678 juta.
Baca Juga: Aion UT 2025: EV Hatchback Murah yang Mengubah Persepsi Mobil Listrik di Indonesia
Performanya kuat sejak putaran mesin rendah dan torsi besar tersedia sejak rpm 1.750 hingga 4.500, cocok untuk tanjakan atau jalan tidak rata.
Tapi bobot dan body besar membuatnya kurang gesit di lalu lintas padat; mobil ini lebih optimal dipakai di luar kota atau penggunaan off-road.
Keselamatan dan kenyamanan diperhatikan: rem cakram depan-belakang, jok tinggi, visibility tinggi, sistem kemudi elektrik responsif.
BJ-40 Plus jadi opsi menarik buat yang pengin SUV off-road kuat tapi nggak mau harga setinggi Jeep atau Land Rover — spesifikasi ala monster dengan harga relatif “terjangkau” (EF).