Wajib Tahu Bagaimana Cara Merawat Mobil Setelah Terkena Banjir, Perhatikan Komponen Penting yang rawan Rusak

photo author
Maria Nofianti, Realitas Online
- Kamis, 12 Maret 2026 | 14:29 WIB
Keterangan foto: Ilustrasi mobil terkena banjir (Realitasonline/ Canva)
Keterangan foto: Ilustrasi mobil terkena banjir (Realitasonline/ Canva)

Realitasonline.id - OTOMOTIF | Musim hujan sering kali menyebabkan banjir di berbagai daerah, terutama di kota-kota besar. Kondisi ini bisa menjadi masalah serius bagi pemilik kendaraan, karena mobil yang terkena banjir berisiko mengalami kerusakan pada berbagai komponen penting.
Air banjir biasanya membawa lumpur, kotoran, bahkan zat kimia yang dapat merusak sistem kelistrikan, mesin, serta interior mobil. Oleh karena itu, mobil yang sempat terendam atau terkena banjir harus segera ditangani dengan benar agar kerusakan tidak semakin parah.

Berikut beberapa cara merawat mobil setelah terkena banjir yang perlu dilakukan agar kendaraan tetap dalam kondisi baik.

Baca Juga: Spesifikasi Lengkap Tesla Model 3 2026 di Indonesia, Desain Modern dan Futuristik

Jangan Langsung Menyalakan Mesin

Kesalahan yang sering dilakukan oleh pemilik kendaraan adalah langsung mencoba menyalakan mesin setelah mobil terkena banjir. Hal ini sangat berbahaya karena air bisa saja sudah masuk ke dalam mesin.
Jika mesin dinyalakan dalam kondisi tersebut, bisa terjadi water hammer, yaitu kondisi ketika air masuk ke ruang bakar dan menyebabkan kerusakan serius pada komponen mesin seperti piston dan connecting rod.
Sebaiknya periksa terlebih dahulu kondisi mobil sebelum mencoba menyalakan mesin. Jika mobil sempat terendam cukup tinggi, lebih baik membawa kendaraan ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh.

Periksa Kondisi Oli Mesin

Oli mesin bisa tercampur dengan air jika mobil sempat terendam banjir. Oli yang tercampur air biasanya berubah warna menjadi lebih keruh atau seperti susu.
Jika menemukan kondisi tersebut, sebaiknya segera lakukan penggantian oli mesin dan filter oli. Oli yang terkontaminasi air dapat mengurangi kemampuan pelumasan mesin dan mempercepat kerusakan komponen internal.
Selain oli mesin, periksa juga oli transmisi dan oli gardan jika kendaraan menggunakan sistem penggerak roda belakang atau empat roda.

Bersihkan Filter Udara

Filter udara merupakan salah satu komponen yang sangat rentan terkena air saat banjir. Jika filter udara basah atau kotor, aliran udara ke mesin akan terganggu.
Filter udara yang basah juga dapat menyebabkan mesin sulit dihidupkan atau performa mesin menurun.
Jika filter udara terkena air, sebaiknya segera dibersihkan atau diganti dengan yang baru agar sistem pembakaran mesin tetap berjalan dengan baik.

Baca Juga: Waspada! Ini Tips Menghindari Penipuan Saat Jual Beli Mobil Bekas Agar Lebih Hati-hati dan Lakukan ini

Periksa Sistem Kelistrikan

Sistem kelistrikan mobil merupakan bagian yang cukup sensitif terhadap air. Komponen seperti kabel, sensor, serta ECU bisa mengalami masalah jika terkena air dalam jumlah besar.
Setelah mobil terkena banjir, lakukan pemeriksaan pada berbagai komponen kelistrikan seperti:
Aki mobil
Sistem starter
Lampu kendaraan
Sistem infotainment
Jika terdapat gangguan pada sistem kelistrikan, sebaiknya segera diperbaiki agar tidak menimbulkan masalah yang lebih besar.

Keringkan Interior Mobil

Air banjir yang masuk ke dalam kabin dapat merusak berbagai bagian interior mobil seperti karpet, jok, serta lapisan lantai kendaraan.
Jika tidak segera dikeringkan, interior mobil bisa menimbulkan bau tidak sedap serta memicu pertumbuhan jamur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X