Realitasonline.id – Serdang Bedagai | Ribuan ASN mengikuti upacara peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang digelar di Alun-alun kabupaten setempat, Selasa (6/1/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Sergai Darma Wijaya, Wakil Bupati Adlin Tambunan, unsur Forkopimda Sergai, Plh Sekda Dimas Kurnianto, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat, serta undangan lainnya.
Bupati Darma Wijaya bertindak sebagai Pembina Upacara. Sementara itu, Perwira Upacara dijabat Kasatpol PP Muhammad Wahyudhi, Komandan Upacara Andi Akbar Perdana, dan Pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Marlen Sipayung.
Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kakanwil Kemenag Kunjungi DJPb Sumut
Dalam amanatnya, Bupati Darma Wijaya mengajak seluruh peserta upacara untuk bersyukur sekaligus berempati, mengingat peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Sergai berlangsung dalam suasana keprihatinan. Pasalnya, sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatera Barat, serta beberapa wilayah di Sumatera Utara tengah dilanda musibah bencana alam, termasuk beberapa wilayah di Kabupaten Sergai yang turut terdampak.
“Mari bersama-sama kita mendoakan semoga Allah SWT memberikan ketabahan bagi para korban, dan semoga langkah-langkah pemulihan yang kita lakukan dapat meringankan beban mereka, sehingga masyarakat terdampak dapat kembali hidup normal,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa di usia ke-22 tahun, Kabupaten Sergai mengusung tema “Bersama Meraih Serdang Bedagai Mantab (Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan) Menuju Indonesia Emas.” Tema tersebut selaras dengan visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sergai Tahun 2025–2029.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sergai mencanangkan lima program unggulan daerah yang dikenal dengan istilah “Panca Darma”, meliputi: SDM berdaya saing, ekonomi produktif, birokrasi dambaan, demokratisasi yang berkebudayaan dan ramah lingkungan, serta infrastruktur terintegrasi.
Baca Juga: OJK Lantik Pejabat Baru, Perkuat Pengawasan dan Transformasi Organisasi
Di hadapan ribuan ASN, Bupati Darma Wijaya menegaskan bahwa ASN bukan sekadar profesi, melainkan amanah besar dari bangsa dan negara untuk mengabdi dan melayani masyarakat.
“ASN itu pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani masyarakat. Kalimat ini harus kita tanamkan dalam hati dan pikiran kita. Keberadaan ASN adalah untuk mempermudah urusan rakyat, memberi solusi, dan melayani dengan tulus,” tegasnya, seraya mengajak menjadikan momentum hari jadi ini sebagai pengingat komitmen pengabdian.
Bupati juga memaparkan sejumlah capaian dan keberhasilan Pemkab Sergai dalam membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan profesional, berlandaskan prinsip good governance. Hal tersebut ditandai dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas LKPD, tingkat kepatuhan standar pelayanan publik Ombudsman RI sebesar 97,08 (predikat tertinggi), nilai SAKIP 70,04 (predikat BB), serta Indeks Pelayanan Publik (IPP) 4,47 (predikat A).
“Capaian pembangunan ini merupakan buah dari kebersamaan dan kerja keras kita semua. Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah sangat penting, bukan hanya sebagai pegawai, tetapi sebagai sumber inspirasi dan insan peradaban yang memberi manfaat,” pungkasnya.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Satya Lencana X, XX, dan XXX kepada ASN, serta pemberian penghargaan bagi para pemenang lomba paduan suara, lomba mewarnai, berbalas pantun, gurindam, dan mendongeng yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sergai.(MS)