Realitasonline.id - Palas | Alih-alih kegiatan Bimtek (Bimbingan Teknis) Penggunaan Papan Interaktif Digital dalam pembelajaran diduga dijadikan alat untuk menguras dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Bimbingan teknik pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan untuk guru dan kepala sekolah, seolah menjadi lahan basah, yang menjadi primadona kegiatan, sehingga diduga menjadi ajang untuk realisasi penggunaan anggaran pendidikan untuk meraup keuntungan.
Kegiatan ini juga diduga tidak memiliki output nyata terhadap pendidikan di Padanglawas. Bimbingan Teknik inipun tertutup, media tidak diperkenankan dan bahkan dihalangi untuk mengambil foto kegiatan oleh penyelenggara.
Baca Juga: Wabup Razuardi Buka Bimtek Satuan Pendidikan Aman Bencana. Sebanyak ini Jumlah Peserta
Informasi yang dihimpun, Bimbingan Teknis Eksplorasi Penggunaan IPF jenjang SDN dan SMPN dan Swasta, di mulai sejak Selasa sampai dengan Jum'at (14 - 17/4/2026) bertempat di hotel Al-Marwah dan terbagi menjadi 4 Zona.
Zona 1 Selasa 14 April 2016 (Jenjang SD) kecamatan Barumun, Barumun Baru, Barumun Selatan, Sosopan, dan Ulu Barumun.
Zona 2, Rabu 15 April 2026 (Jenjang SD) Kecamatan Aek Nabara Barumun, Barumun Barat, Barumun Tengah, Huristak dan Sihapas Barumun.
Selanjutnya Zona 3, Kamis 16 April 2016 (Jenjang SD) Kecamatan Batang Lubu Sutam, Huristak, Sosa, Sosa Julu, Sosa Timur dan Ulu Sosa. Dan jenjang SMP, Jum'at 17 April 2026. Kesemua zona ini dilaksanakan di hotel Al-Marwah, Sibuhuan.
Baca Juga: Aspidmil Bimtek Penanganan Perkara Koneksitas di Wilkum Kejari Simalungun
Dan diketahui dari surat undangan yang ditujukan untuk Kepala sekolah, penyelenggara kegiatan Bimtek dilaksanakan oleh perusahaan atau lembaga Mutiara Tech dengan direktur Drs. Abdul Hutasuhut MSP, yang beralamat jalan Raya Tiga Baleh - Pasia kecamatan Ampek Angkek kabupaten Agam Sumatera Barat.
Bimtek peningkatan kompetensi guru dengan biaya per orang sebesar Rp 1.250.000,- dengan mengunakan mata anggaran 04.06.05, kegiatan yang sama juga ditemukan untuk kepala sekolah dengan mata anggaran berbeda 04.06.06, pembayaran peserta di transfer kedalam satu nomor rekening Mutiara Tech sebesar Rp 1.250.000,-.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Laskar Muda Nasution melalui Sekretaris Syahdin Daulay, Jum'at (17/4/2026) di Sibuhuan, terkait kegiatan Bimtek tersebut mengatakan Tidak Tau, tanyakan saja ke panitia (penyelenggara) di Hotel Al-Marwah. "Inda u Boto artinya (Tidak tau) tanyakan sama panitia Pa' Hutasuhut di hotel Al-Marwah" ucapnya.
Baca Juga: Pemkab Toba Gelar Bimtek Tingkatkan Kapasitas Admin PPID dan Admin SP4N-LAPOR
Disinggung Bimtek ini mengunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang tentunya ada kaitannya dengan Dinas Pendidikan. Namun Syahdin Daulay mengatakan, saya masih punya atasan, tanyakan saja Kepala Dinas. "Saya masih punya atasan, tanyakan sama kepala Dinas", ucapnya. (SS)