sumut

Jumlah Pengungsi Dampak Bencana Tapsel Capai 12.000 Orang

Rabu, 21 Januari 2026 | 15:37 WIB
Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga, saat menghadiri Safari Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M yang dirangkai dengan Pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), di Desa Muara Purba Nauli, Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapsel, Selasa (20/1/2026).(Foto : Realitasonline

Realitasonline.id - Tapanuli Selatan | Hingga saat ini, jumlah pengungsi akibat bencana alam yang melanda Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mencapai sekitar 12.000 orang. Para pengungsi tersebut tersebar di sejumlah Kecamatan yang terdampak bencana dan masih membutuhkan penanganan serta dukungan dari berbagai pihak.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga, saat menghadiri Safari Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M yang dirangkai dengan Pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), di Desa Muara Purba Nauli, Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapsel, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri para Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Bagian, unsur Kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah BKMT.

Baca Juga: Pasca Banjir MTsN 4 Tapsel Masih Gunakan Kelas Darurat, Kakan Kemenag Turun Langsung ke Sekolah

 

H. Jafar Syahbuddin Ritonga, menyampaikan, bencana yang terjadi bulan November 2025 lalu berdampak serius pada 14 Kecamatan di wilayah Tapsel.

Selain menyebabkan ribuan warga harus mengungsi, bencana juga mengakibatkan sekitar 4.000 rumah warga mengalami kerusakan berat hingga hilang, serta enam Desa harus direlokasi demi menjamin keselamatan masyarakat.

“ Jumlah pengungsi saat ini tercatat sekitar 12.000 orang. Pemerintah daerah terus berupaya maksimal dalam penanganan darurat dan pemulihan pasca bencana, ” ujar Wakil Bupati

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel telah memasuki masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan sejak 1 Januari lalu hingga 31 Maret 2026 nanti.

 

Baca Juga: Perbaikan Jalan Penghubung Hajoran Taput Batas Tapteng Bakalan Ditopang Dana BKPSU

Pada masa ini, pemerintah fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, perbaikan infrastruktur, serta persiapan pembangunan kembali rumah warga yang rusak.

Wakil Bupati menegaskan, pemerintah daerah tidak akan menyerah dalam proses pemulihan. Untuk itu ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, saling mendukung, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak bertanggung jawab, khususnya di media sosial.

Pemkab Tapsel juga terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk mempercepat penanganan pascabencana, termasuk pembangunan hunian layak bagi warga terdampak agar dapat kembali beraktivitas secara normal.

Halaman:

Tags

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB