Realitasonline.id - Taput | Menanggapi desakan gabungan komisi DPRD Taput dalam rapat kerja , kemarin Senin (2/2/2026) agar Pemkab fokus rehabilitasi lahan pertanian yang rusak akibat bencana alam.
Plt Kadis Pertanian Taput Viktor Siagian mengatakan sejak awal sebelum rapat kerja dilakukan telah melakukan upaya guna percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian yang rusak akibat bencana alam.
" Pasca bencana alam, dinas pertanian telah melakukan pendataan terhadap lahan pertanian yang rusak akibat bencana Hidrometeorologi tanggal 25 November tahu lalu," ujar Viktor via selular, Rabu (4/2/2026).
Baca Juga: Gelar Pasar Murah, Artha Graha Peduli dan GulaVit Bantu Warga Medan Dapatkan Sembako
Lebih jauh dipaparkan Viktor, tercatat total luas lahan yg mengalami kerusakan 1.680 ha, dan sudah dilaporkan kepada BNPB dan Kementerian Pertanian melalui Jitupasna dan R3P.
" Melalui percepatan informasi data kerusakan lahan pertanian yang kita sampaikan dapat segera ditangani ," ujarnya.
Viktor menyebut bantuan yang mendesak adalah rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian, selanjutnya bantuan Saprodi pertanian seperti Bibit, benih, pupuk , alsintan juga sangat diharapkan petani.
" Dari informasi yang kita terima penanganan akan dilaksanakan pihak Kementerian pertanian mengingat kondisi sekarang petani kita memasuki musim tanam, " imbuhnya.
Baca Juga: FITRA Pertanyakan Rasionalisasi Program Gebyar Pajak Sumut: Coreng Wajah Bobby Nasution