Ia menambahkan, akses yang fleksibel memungkinkan guru belajar tanpa terbatas ruang dan waktu. Hal ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kegiatan peresmian berlangsung lancar dan ditutup dengan halal bihalal bersama keluarga besar Dinas Pendidikan. Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan bahwa inovasi pendidikan akan terus dikembangkan sesuai kebijakan yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip inklusivitas, akuntabilitas, dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab. (GS)