“Safari Ramadhan ini adalah ruang silaturahmi. Pemerintah hadir untuk menyapa, mendengar, dan bersama masyarakat membangun kehidupan keagamaan yang kuat. Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan,” tutur Wakil Bupati.
Terkait pelaksanaan MTQ, Wakil Bupati berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi mampu melahirkan generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. “MTQ jangan dipandang sebagai kegiatan seremonial tahunan. Kita ingin mencetak qari dan qariah yang berakhlak, beradab, dan siap membawa nama baik desa, kecamatan, hingga kabupaten,” tambahnya.
Baca Juga: Indonesia Harus Keluar dari Keanggotaan Board of Peace!
Wakil Bupati juga berpesan agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan selama bulan suci Ramadhan, sehingga seluruh rangkaian ibadah dan kegiatan keagamaan dapat berjalan aman, lancar, dan penuh keberkahan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRK Simeulue Haili Syamsudin, Dan lanal Simeulue, Kakan Kemenag, sejumlah Ka. SKPK, Kapolsek, Sekcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Busung Indah yang memadati lokasi acara dengan penuh kekhidmatan. (Ris)