aceh

Dari Dana Desa, Proyek Jalan Usaha Tani di Desa Tengku Mbelin Aceh Tenggara Jadi Sorotan, Camat akan Usut

Selasa, 11 April 2023 | 16:27 WIB
Camat Lawe Sumur Aceh Tenggara Wildan saat dikonfirmasi terkait pembangunan jalan usaha tani yang jadi sorotan, Selasa (11/4/2023) di.ruang kerjanya. (Realitasonline.id/ SD)

Kutacane - Realitasonline.id | Pengerjaan proyek bersumber dari Dana Desa tahun 2023 di Desa Lawe Pasaran Tengku Mbelin Kecamatan Lawe Sumur Aceh Tenggara (Agara) jadi sorotan.

Pasalnya, proyek penimbunan jalan usaha tani atau pembukaan jalan sebesar Rp86.805.000 dikerjakan oleh oknum kepala desa sebelum tahapan berjalan.

"Seharusnya proyek itu dikerjakan pada tahap kedua. Namun, kenapa proyek tersebut dikerjakan pada tahap satu," sebut salah seorang masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya pada Senin (10/4/2023).

Baca Juga: Pemko Medan Tuntaskan Perbaikan Jalan Di 21 Ruas Jalan Kota

Dijelaskannya, pengerjaan proyek penimbunan jalan usaha tani di Desa Lawe Pasaran Tengku Mbelin itu tidak seharusnya dikerjakan pada tahap satu ini.

"Padahal dalam APBDes sudah jelas, proyek itu dikerjakan pada tahap kedua, sehingga hal ini mengundang perhatian serius dari masyarakat desa tersebut," katanya lagi.

Menyikapi hal itu, aktivis Gerakan Masyarakat Pemburu Koruptor (Gempur) Pajri Gegoh Selain mengatakan, proyek fisik untuk pembukaan jalan usaha tani dari sumber dana desa pada tahap dua tahun 2023 di Desa Lawe Pasaran Tengku Mbelin Kecamatan Lawe Sumur Aceh Tenggara perlu dipertanyakan.

Baca Juga: Barak Sabu Tanjung Pamah Digrebek Polrestabes Medan, Seorang Pria Ditangkap

" kenapa proyek tersebut dikerjakan pada tahap satu ini," katanya, Selasa (11/4/2023).

Diuraikannya, setiap namanya proyek fisik, tentu sudah diatur keuntungan, tapi kepala desa tersebut tampaknya ingin secepatnya mendapat keuntungan.

Artinya, sebut Pajri, kalaulah ini terus dikejar oleh kepala desa, maka dikhawatirkan kualitas proyek juga sangat diragukan nantinya.

Karena proyek ini belum waktunya dikerjakan, tapi kepala desa terus mengerjakan proyek itu, agar secepatnya mendapat untung.

"Untuk itu kita minta kepada Camat Lawe Sumur dan pendamping desa lokal selaku pengawas wilayah, agar betul-betul mengawasi pekerjaan itu," kata Pajri.

Baca Juga: Malam Ini Banget! Pertandingan Persebaya VS Arema FC

Halaman:

Tags

Terkini