Ketua ASBPDES Kecamatan Percut Seituan H. Darma Effendi yang juga Ketua BPD Desa Medan Estate sangat mendukung pengembangan wisata mangrove Tanjung Rejo yang saat ini dikelola oleh BUMDes.
Tentunya, apabila dikelola dengan maksimal bisa mengangkat taraf ekonomi masyarakat desa dan Kecamatan Percut Seituan di tingkat nasional bahkan mancanegara.
Terhadap fasilitas lokasi wisata mangrove ini kata Darma Effendi yang juga anggota MUI Sumut, perlu menjadi perhatian khususnya Dinas Pariwisata dan dinas terkait lainnya.
Dia mencontohkan, seperti wisata mangrove yang terdapat di Langsa Aceh begitu tertata dan menawan seperti pernah dikunjunginya. Di sini fasilitas saungnya (gubuk) perlu ditambah sehingga bisa menampung pengunjung apabila situasi dalam keadaan ramai.
"Untuk fasilitas saung perlu ditambah, kalau musholla saya kira bisa memadailah," sebutnya sambil berjanji akan terus menyuarakan sebagai langkah dukungan untuk pengembangan wisata mangrove yang dikelola BUMDes Tanjung Rejo.
Baca Juga: Membuat Produk Kecantikan Berbahan Baku Ampas Kopi dan Ekstrak Kulit Manggis
Senada, Ketua BPD Desa Percut H. Jamauddin Hasballah mendukung kebijakan Kades Selamet, apalagi dua desa bersebelahan Desa Percut sebagai wisata kuliner bisa menopang Desa Tanjung Rejo sebagai Desa Wisata Mangrove sehingga saling kerja sama untuk membangun dan meningkatkan kunjungan wisatawan.
Dalam gelar halal bihalal hadir para ketua dan anggota BPD se-Kecamatan Percut Seituan dari Desa Amplas, Sambirejo Timur, Bandar Klippa, Bandar Khalifah, Sei Rotan, Cinta Rakyat, Cinta Damai, Medan Estate, Percut, Tanjung Selamat dan tuan rumah Desa Tanjung Rejo. (IW)