Ketua DPRD Kota Bogor Tegaskan Cap Go Meh 2026 Simbol Persatuan Warga

photo author
U.Parlindungan, S.A.Md.Kep, Realitas Online
- Rabu, 4 Maret 2026 | 10:12 WIB
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menghadiri Bogor Street Festival Cap Go Meh 2026 di Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Selasa (3/3/2026). (Realitasonline.id/Dok)
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menghadiri Bogor Street Festival Cap Go Meh 2026 di Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Selasa (3/3/2026). (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Kota Bogor | Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menegaskan perayaan Bogor Street Festival Cap Go Meh 2026 sebagai simbol persatuan warga saat menghadiri festival budaya tersebut di sepanjang Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Selasa, 3 Maret 2026. Kehadiran pimpinan legislatif itu menjadi bentuk dukungan penuh terhadap agenda tahunan yang telah menjadi magnet wisata nasional.

Adityawarman menyampaikan bahwa Cap Go Meh bukan sekadar seremoni budaya, tetapi momentum memperkuat harmoni dan kebersamaan masyarakat Kota Bogor. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga.

“Lancarkan dan sukseskan acara ini,” ujar Adityawarman di sela kegiatan.

Baca Juga: Kantor SPPG Bekasi Barat Didatangi Sejumlah Orang Tua Siswa, Komplain Menu MBG: Nggak Pernah Bener, Begini Mulu

 

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia, dan masyarakat guna memastikan acara yang melibatkan ribuan pengunjung tersebut berlangsung tertib tanpa hambatan.

Kemeriahan Bogor Street Festival 2026 semakin terasa dengan kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara. Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, membuka secara resmi parade budaya yang menjadi puncak acara. Turut hadir Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang didampingi Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi.

 

Baca Juga: Alasan Juknis dan Design, Penghambat Bantuan Rumah KDM Belum Dibangun

 

Parade budaya menampilkan beragam atraksi ikonik, mulai dari Liong, Barongsai, Kelebet, hingga Tari Kabasaran. Ribuan warga memadati jalur Suryakencana untuk menyaksikan pertunjukan tersebut dan mengabadikan momen menggunakan telepon genggam.

Meskipun hujan sempat mengguyur kawasan Suryakencana, antusiasme masyarakat tidak surut. Penonton tetap bertahan di sepanjang trotoar dan mempertahankan tradisi berbagi angpao kepada para pemain barongsai yang melintas.

Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini menegaskan posisi Bogor Street Festival sebagai salah satu agenda budaya unggulan di Indonesia. Festival tersebut kembali membuktikan bahwa keberagaman dapat dirawat dalam balutan harmoni dan persatuan warga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X