Dukung Program Gizi Nasional, Pemkab Bogor Luncurkan SPPG dan Koperasi Kadin

photo author
U.Parlindungan, S.A.Md.Kep, Realitas Online
- Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB
Peresmian SPPG Cijujung dan Koperasi Kadin Kabupaten Bogor di Kecamatan Sukaraja, Rabu (15/4), sebagai dukungan program gizi nasional dan penguatan ekonomi lokal. (Realitasonline.id/Dok)
Peresmian SPPG Cijujung dan Koperasi Kadin Kabupaten Bogor di Kecamatan Sukaraja, Rabu (15/4), sebagai dukungan program gizi nasional dan penguatan ekonomi lokal. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Kabupaten Bogor | Pemerintah Kabupaten Bogor meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cijujung dan Koperasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor di Kecamatan Sukaraja, Rabu (15/4), sebagai langkah konkret mendukung program gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

Peluncuran tersebut dipimpin Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, dengan melibatkan Kadin Kabupaten Bogor sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Dadan Hindayana, Ketua Satuan Tugas Badan Gizi Nasional, perwakilan Kadin pusat, Kadin Jawa Barat, Ketua Kadin Kabupaten Bogor Sintha Dec Checawaty, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sukaraja.

Baca Juga: Tanpa Peserta 'Impor', Medan Amplas Konsisten Kirimkan Kafilah Asli di MTQ

Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor Nurhayati menyampaikan bahwa peluncuran SPPG Cijujung merupakan bentuk dukungan nyata daerah dalam menyukseskan program nasional pemenuhan gizi masyarakat.

“Kehadiran SPPG Cijujung diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam pemenuhan gizi anak-anak secara efektif, higienis, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memiliki dampak strategis terhadap penguatan ekonomi lokal melalui Koperasi Kadin yang turut diluncurkan.

Baca Juga: Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah Pimpin Forkom IJK Sumut 2026–2027

“Melalui koperasi ini, kebutuhan bahan baku SPPG dapat dipenuhi oleh petani, peternak, dan pelaku usaha lokal di Kabupaten Bogor, sehingga manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Dadan Hindayana menilai Kabupaten Bogor memiliki potensi besar sekaligus tantangan dalam pelaksanaan program tersebut, mengingat jumlah penduduknya yang terbesar di Indonesia.

Ia menyebut kebutuhan SPPG di Kabupaten Bogor sangat besar dan berpotensi menciptakan perputaran ekonomi signifikan apabila seluruh unit dapat beroperasi secara optimal.

“Sekitar 70 persen anggaran SPPG digunakan untuk bahan baku, sehingga petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah akan merasakan langsung dampaknya,” jelas Dadan.

Selain itu, program ini juga membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Setiap unit SPPG mampu menyerap puluhan tenaga kerja, baik pada tahap pembangunan maupun operasional.

Ketua Kadin Kabupaten Bogor Sintha Dec Checawaty menegaskan pihaknya siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X