Laporan Keuangan Semester I 2023: Telkom Miliki Profitabilitas Net Income Margin 17,4 Persen

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Sabtu, 29 Juli 2023 | 11:59 WIB
Gambar ilustrasi Telkom. (Realitasonline.id/Dokumen)
Gambar ilustrasi Telkom. (Realitasonline.id/Dokumen)

Baca Juga: Desak Polisi dan Bobby Nasution, Fraksi Demokrat DPRD Medan Minta Tim Anti Begal Dibentuk

Telkom terus memperkuat kapabilitas di bisnis cloud melalui kerja sama strategis dengan pemain teknologi global, di samping terus meningkatkan kualitas dalam memberikan solusi digital kepada pelanggan.

Sementara itu segmen Wholesale dan International mencatat pendapatan Rp8,2 triliun atau tumbuh 3,2% YoY dikontribusi pertumbuhan pada bisnis layanan suara wholesale internasional dan bisnis infrastruktur digital.

Pada bisnis menara telekomunikasi, Mitratel masih menjadi tower provider terbesar di Asia Tenggara yang memiliki 36.719 tower atau tumbuh 27,6%YoY dengan tenancy ratio dari 1,49x dari 1,46x pada kuartal pertama 2023.

Mitratel membukukan laba bersih Rp1,02 triliun pada semester I/2023, meningkat 14,7% YoY. Kenaikan laba ditopang oleh pendapatan yang tumbuh 10,8% secara YoY menjadi Rp4,13 triliun.

Baca Juga: Google Komentar soal Peraturan Publisher Right Media di Indonesia Bisa Beri Ancaman Jurnalisme, ini Kata SMSI

Pendapatan ini didorong dari penyewaan menara yang meraih pendapatan Rp3,45 triliun, meningkat 15,5% YoY. Bisnis ini mendominasi hingga 83,6% dari total pendapatan.

Adapun marjin EBITDA dan marjin laba bersih Mitratel tumbuh cukup baik 81,2% dan 24,8%. Mitratel pun turut memperkuat bisnis serat optik dengan membangun sepanjang 10.628 km pada paruh pertama tahun ini dan menjadikan total serat optik yang dimiliki mencapai 27.269 km.

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, solusi dan layanan kepada masyarakat, hingga Juni 2023, Telkom telah menggunakan belanja modal perseroan mencapai Rp15,0 triliun atau 20,5% dari total pendapatan.

Anggaran ini difokuskan pada pengembangan infrastruktur jaringan telekomunikasi demi pengalaman digital pelanggan yang lebih baik.

Baca Juga: DPRD SU dan Gubsu Tandatangani Kesepakatan Bersama, APBD Provsu 2024 Capai Rp14, 673 T 

Pada bisnis fixed broadband, belanja modal digunakan untuk pengembangan akses fiber optic, infrastruktur kabel laut dan proyek lainnya seperti menara telekomunikasi dan data center.

Sementara itu, belanja modal juga digunakan untuk peningkatan kualitas dan kapasitas jaringan 4G, pengembangan teknologi 5G serta penguatan sistem IT.

IndiHome Resmi Pindah Ke Telkomsel, TelkomGroup Optimis FMC Akan Berdampak Positif Terhadap Profitabilitas Perusahaan dan Digitalisasi Indonesia

Per 1 Juli 2023 lalu, IndiHome resmi pindah ke Telkomsel, di mana sebelumnya Telkom dan Telkomsel telah menandatangani akta pemisahan (deed of spin-off).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Cek Indikasi Kerusakan dan Perawatan Karet Pintu Mobil

Kamis, 27 Februari 2025 | 06:55 WIB

Ungkap Efek Mobil Jarang Digunakan

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:28 WIB
X