kriminal

Oknum Anggota DPRD Singkawang Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

Senin, 30 September 2024 | 14:43 WIB
Ilustrasi pencabulan. (f: kompas.com)

Baca Juga: Ibu di Sumut Tega Gorok Bayinya hingga Tewas Hanya Karena Sang Bayi Laki-laki

Hal ini semakin diperparah oleh ancaman yang diterima setelah ia melaporkan tindakan kekerasan seksual terhadap anaknya.

Liu merasa bahwa tidak ada keadilan bagi keluarga mereka, terutama karena pelaku memiliki kekuasaan dan pengaruh yang besar di masyarakat.

Dalam surat terbukanya yang viral di media sosial, Liu menyampaikan keluh kesahnya kepada Presiden Joko Widodo. Ia memohon agar Presiden memberikan perhatian terhadap penderitaan keluarganya.

“Bapak Presiden yang saya hormati, kehidupan kami jadi sangat kacau sejak anak saya dihancurkan masa depannya oleh seorang tokoh masyarakat. Saya sudah berusaha meminta pertolongan ke mana-mana, namun pelaku terlalu kuat dan berkuasa untuk membungkam orang miskin seperti kami,” tulis Liu dalam surat tersebut.

Baca Juga: JPU Tuntut Yudha Arfandi Dapat Hukuman Mati, Tamara Tyasmara: Saya Enggak Peduli Sama Dia

Liu juga menambahkan bahwa keluarganya terus mendapatkan ancaman setelah melaporkan kejadian ini.

Ia berharap pemerintah, terutama Presiden Jokowi, dapat memberikan perlindungan dan keadilan yang layak bagi keluarganya.

"Memilih melaporkan peristiwa pahit yang kami alami, justru berubah menjadi sisi kelam dan situasi paling buruk dalam hidup kami," tambahnya.

Liu juga menyebut bahwa surat terbuka ini dibantu oleh seorang pengacara yang mendukung perjuangannya dalam mencari keadilan bagi anaknya.

Baca Juga: Pendeta di Semarang Ditusuk Menantu Usai Tak Terima Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penganiayaan

Wakil Ketua Komisi III DPR, Pangeran Khairul Saleh, turut mengecam tindakan pelaku dan menyoroti lambatnya proses hukum yang berjalan.

“Kami meminta Kapolri untuk menjadikan hal tersebut sebagai atensi agar kasus ini segera diselesaikan untuk kepastian hukum yang seadil-adilnya,” ungkapnya.

Khairul Saleh juga mengingatkan bahwa penegakan hukum harus adil dan tidak berat sebelah.

“Jangan sampai ada anggapan hukum tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas,” tambah Khairul saleh.

Halaman:

Tags

Terkini