Realitasonline.id - Medan | Sejumlah massa yang mengatasnamakan masyarakat melakukan aksi unjuk rasa di depan pintu masuk Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Pelabuhan Belawan, Kamis (16/4/2026).
Dalam aksinya, massa menuntut tindakan tegas terhadap maraknya peredaran narkoba dan perjudian di wilayah hukum mereka.
Pantauan di lokasi, massa membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan yang ditulis menggunakan cat semprot merah. Salah satu spanduk utama bertuliskan, "Narkoba dan Perjudian Marak, Copot Kapolres!".
Baca Juga: 26 Calon Haji Kbuaten Asahan Dilepas Penuh Doa di Socfindo
Spanduk lainnya juga menyuarakan kekecewaan terhadap kinerja aparat kewilayahan dengan tulisan, "Kita Sedang Berduka, Kepling Sibuk Membuat Ulah. Copot Kepling!".
Koordinator aksi, melalui pengeras suara, menyampaikan bahwa keresahan masyarakat sudah mencapai puncaknya. Mereka menilai penegakan hukum terhadap bandar narkoba dan praktik judi masih belum maksimal, sehingga berdampak buruk pada lingkungan dan generasi muda.
"Kami datang ke sini meminta keadilan dan tindakan nyata. Jangan biarkan kampung kami rusak karena narkoba dan judi. Kami mendesak adanya evaluasi total terhadap kinerja Kapolres Pelabuhan Belawan," ujar salah satu orator di depan gerbang Mapolres.
Selain itu, Massa juga mendesak pihak kelurahan untuk melakukan rehabilitasi nama baik warga yang terdampak oleh isu-isu miring di lingkungan tersebut.
Baca Juga: HKN di Asahan: Dari Pancasila ke Pajak, Wabup Sampaikan Dua Pesan Penting
Aksi ini berlangsung di bawah pengawalan ketat personil kepolisian yang berjaga di depan pintu gerbang utama.