Dewan Adat PB GAMI Indonesia sendiri beranggotakan para sultan dari Kesultanan Deli, Serdang, Asahan, Langkat, Kualuh, dan Kota Pinang.
“Seperti semboyan kami saat pengukuhan PB GAMI Indonesia pada 12 November 2024 di Deli Serdang: Adat dijunjung, martabat agung takkan Melayu hilang di bumi. Artinya, jika adat dan budaya dijunjung tinggi, maka masyarakat Melayu akan bermartabat dan bermarwah,”tegas Subandi.
PB GAMI Indonesia juga memberikan apresiasi kepada Karateker PD GAMI Kabupaten Serdang Bedagai yang dijadwalkan akan melaksanakan Musda ke-5 pada 31 Mei 2025 di Kecamatan Pantai Cermin.
Subandi memastikan akan hadir langsung bersama jajaran pengurus harian PB GAMI.
Ia juga menyampaikan harapannya kepada kandidat Ketua PD GAMI Serdang Bedagai, Andika, yang saat ini menjabat sebagai karateker, untuk mampu menggerakkan potensi kebudayaan, pariwisata, serta warisan seni tradisional seperti silat, tari, pantun, senandung, hingga kerajinan songket dan tanjak di era modern ini.
Menutup pernyataannya, Subandi mendorong seluruh pengurus karateker lainnya yakni dari Kota Medan, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Batu Bara, dan Kabupaten Langkat untuk segera menyelenggarakan Musda ke-5 di wilayah masing-masing dalam tahun 2025.
“Ini adalah momentum kebangkitan GAMI di seluruh Sumatera Utara. Mari kita jaga marwah Melayu bersama-sama,” tutupnya.(AH)