Evaluasi Haji 2025, Kakanwil Kemenag Sumut Sebut Penyelenggaraan Tahun Ini Mendapat Kehormatan Istana

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Jumat, 18 Juli 2025 | 17:44 WIB
Kanwil Kemenag Sumut gelar rapat evaluasi pemyenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 di Le Polonia Hotel, Kamis (17/7/2025).
Kanwil Kemenag Sumut gelar rapat evaluasi pemyenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 di Le Polonia Hotel, Kamis (17/7/2025).

Realitasonline.id - Medan | Setelah rangkaian kegiatan pemberangkatan dan pemulangan Jemaah Haji diselesaikan, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara melalui Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah menggelar Rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah Haji Tahun 1446 H / 2025 M Embarkasi/Debarkasi Medan.

Rapat evaluasi ini diselenggarakan di Ruangan Sudirman Ball Room Lt. 3, Le Polonia Hotel and Convention Medan pada Kamis (17/7/2025).

Rapat evaluasi ini merupakan tahapan penting dalam rangkaian penyelenggaraan ibadah haji untuk mengidentifikasi masalah dan kendala yang dihadapi selama proses pelaksanaan ibadah haji serta merumuskan rekomendasi perbaikan untuk penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang.

Penyelenggaraan Haji Embarkasi Medan pada tahun ini mendapat kehormatan atas kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka pada 15 Mei 2025. Ini merupakan kunjungan pertama kalinya dari Istana Negara sejak adanya penyelenggaraan Haji di Sumatera Utara.

Baca Juga: Bupati Safaruddin Warning Penyedia Gas Melon di Abdya Jangan Coba-coba Nakal

 

Kakanwil Kemenag Sumut, H. Ahmad Qosbi, selaku Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji 1446 H / 2025 M Embarkasi Medan mengatakan bahwa pelayanan Haji tahun ini sudah hampir sempurna, namun upaya peningkatan layanan ini sangat dibutuhkan.

Apalagi mengingat penyelenggaraan Haji tahun depan apakah secara resmi akan diambil alih oleh Badan Penyelenggara Haji (BPH) atau masih diselenggarakan oleh Kementerian Agama.

“Maka dari itu mulai sekarang administrasi Jemaah Haji yang berangkat tahun depan harus sudah dipersiapkan. Mulai sekarang Jemaah yang berangkat tahun depan sudah bisa disurati sehingga misalnya mereka ada yang sakit, meninggal atau alasan lainnya yang membuat keberangkatan para Jemaah batal bisa segera mereka laporkan" imbaunya.

Para Kasi Haji Kemenag Kabipaten/Kota diharapkan membuat administrasi serapi mungkin. Perihal paspor adalah masalah yang paling krusial "Administrasi yang paling utama adalah paspor, jika paspor sudah selesai, urusan Jemaah sudah selesai 80%. Kalau paspor tidak selesai berarti urusannya masih 90% atau 100% lagi" jelas Ahmad Qosbi.

Baca Juga: Aparatur Desa Kaye Aceh Abdya Antar Langsung BLT ke Rumah Warga Miskin

 

Gubernur Sumatera Utara diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sumatera Utara, Ir. Muhammad Arman Effendy Pohan, membuka secara resmi Rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah Haji Tahun 1446 H / 2025 M Embarkasi/Debarkasi Medan. Dalam sambutannya Effendi meminta peserta rapat yang terdiri dari para stakeholder untuk memberikan masukan atas apa yang dinilai masih kurang dalam penyelenggaraan Haji tahun ini sehingga dalam pelaksanaan Haji tahun depan bisa diminimalisir agar tidak terjerumus dilubang yang sama.

Sejalan dengan imbauan Ahmad Qosbi, Effendi Pohan menekankan pentingnya perihal administrasi yang baik. Menginventarisasi nomor urut Jemaah yang akan berangkat sangatlah penting. Meskipun tidak semuanya akan berangkat karena pasti ada beberapa Jemaah yang batal berangkat tapi urutannya sudah ada semua sehingga proses administrasi bisa dirampungkan pada awal-awal tahun depan jadi tinggal memikirkan pelaksanaannya saja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X