Ini Penyebab Warga Sumut Ogah Berobat di Dalam Negeri hingga Bobby Nasution Desak Rumah Sakit Tingkatkan Layanan

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Kamis, 12 Februari 2026 | 11:12 WIB
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution didampingi sejumlah OPD membuka secara sembolis
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution didampingi sejumlah OPD membuka secara sembolis

Realitasonline.id - MEDAN | Setiap tahun, lebih dari Rp7 triliun dana warga Sumut mengalir ke rumah sakit di luar negeri untuk biaya pengobatan.

Tingginya jumlah warga Indonesia, khususnya masyarakat Sumatera Utara yang memilih berobat ke luar negeri menjadi atensi serius Gubernur Bobby Nasution.

Dengan nada serius, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta rumah sakit di Sumut termasuk yang tergabung dalam Perhimpunan Rumag Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) untuk bersama-sama menjawab tantangan besar sektor kesehatan.

Baca Juga: Data per 2 Januari 2026 Inflasi Sumut 3,81%, Bobby Nasution Wanti-Wanti Daerah Jaga Stok Bahan Pokok jelang Ramadhan

Ajakan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi Seminar & Workshop Perumahsakitan yang diselenggarakan PERSI Wilayah Sumut.

Kegiatan bertema “Mewujudkan Ekosistem Rumah Sakit yang Handal dan Berkelanjutan” itu berlangsung di Ballroom Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (10/2/2026).

“Ini adalah persaingan. Rumah sakit di Sumut harus mampu memperbaiki tata kelola agar kepercayaan masyarakat kembali. Kita ingin RS memberikan pelayanan ekstra, di mana pasien merasa tenang dan nyaman sejak pertama kali masuk. Itu yang utama,” tegas Bobby Nasution.

Bobby mengungkapkan, posisi geografis Sumut yang berdekatan dengan negara tetangga menjadi tantangan tersendiri bagi rumah sakit di daerah ini.

Baca Juga: Bencana Banjir Sumut, Provinsi Kaltim Kembali Sumbang Bantuan Rp600 Juta

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut terus mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan agar Sumut tidak hanya menjadi pilihan utama masyarakat lokal, tetapi juga mampu menarik pasien mancanegara untuk berobat di Medan dan sekitarnya.

Menanggapi isu viral terkait pencabutan status Penerima Bantuan Iuran (PBI), Bobby menginstruksikan agar tidak ada lagi rumah sakit yang menolak pasien dengan alasan biaya.

“Program kesehatan adalah prioritas Pemprov Sumut. Saya menitipkan masyarakat saya yang datang ke RS agar diperlakukan dengan baik. Pelayanan harus terus membaik demi meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PERSI Bambang Wibowo mendorong rumah sakit untuk mulai mengadopsi teknologi terbaru guna meningkatkan mutu dan keselamatan pasien.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, termasuk upaya pengurangan emisi karbon di lingkungan rumah sakit.

“Rumah sakit bukan hanya entitas bisnis, melainkan bentuk kemanusiaan. Kami mendorong RS untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan memastikan tidak ada penolakan pasien karena alasan biaya,” ujar Bambang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X