DPRD Medan: Ramadhan Fair Gerakan Ekonomi Umat, Tagih Pengalaman Tak Terlupakan dengan Kunjungan ke Ramadhan Fair

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Minggu, 29 Maret 2026 | 23:07 WIB
Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala saat menghadiri penutupan Ramadhan Fair ke XX 1447 . (Realitasonline.id/Humas)
Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala saat menghadiri penutupan Ramadhan Fair ke XX 1447 . (Realitasonline.id/Humas)

Realitasonline.id - MEDAN | Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala mengatakan pelaksanaan Ramadhan Fair harus lebih ditingkatkan lagi pada tahun 2027 mendatang.

Program ini sangat baik, karena terbukti bisa menggerakan ekonomi umat dan menghadirkan pengalaman tak terlupakan dengan kunjungan ke Ramadhan Fair.

Demikian diikatakan politisi PKS, Rajuddin Sagala baru-baru ini saat memberi tanggapannya terkait pelaksanaan Ramadhan Fair 1447 Hijriah yang diselenggarakan Pemerintah Kota Medan.

Baca Juga: Banyak Dikeluhkan Masyarakat, DPRD Medan Minta Pemko Tambah Kuota Mudik Gratis

Sebelumnya, dua pimpinan dewan Rajudin Sagala, dan Zulkarnaen menghadiri penutupan Ramadhan Fair ke-XX 1447 Hijriah/2026, pada Senin (16/3/2026) lalu.

Berlangsung di Taman Sri Deli Medan, Ramadhan Fair XX 1447 Hijriah Tahun 2026 ini resmi ditutup oleh Wali Kota Medan, Rico Waas, bersama Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, ditandai dengan penabuhan bedug.

Baca Juga: Prograam Cek Kesehatan Gratis Minim Peminat, DPRD Medan Tegur Dinas Kesehatan

Parhelatan yang sudah dua puluh tahun ini menjadi simbol dan tradisi dua dekade konsistensi Pemerintah Kota Medan dalam menyiarkan agama sekaligus menggerakkan roda ekonomi rakyat di bulan suci Ramadhan.

Turut hadir dalam acara ini unsur Forkopimda Kota Medan, Sekretaris Daerah Kota Medan, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Medan, tokoh agama dan masyarakat, serta undangan.

Baca Juga: DPRD Medan Desak Pemko Segel Bangunan Liar, PBG Jangan Dipersulit!

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan ini berlangsung mulai Tanggal 25 Februari sampai dengan 16 Maret 2026, melibatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah tercatat sekitar 150 gerai kuliner serta puluhan stan kriya yang meramaikan kawasan sekitar Masjid Raya Al-Mashun dan Taman Sri Deli.

Selain bazar kuliner dan produk UMKM, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai aktivitas yang memperkaya nilai spiritual masyarakat, seperti tausiah, pemilihan Da'i Cilik, lomba adzan, pembacaan surah pendek, hingga peringatan Nuzulul Qur’an. (AY)

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X