Realitasonline.id - Medan | Dalam suasana hangat dan penuh khidmat Wali Kota Medan, Rico Waas melepas pemberangkatan 1.883 Calon jemaah Haji (Calhaj) asal Kota Medan untuk musim haji 1447 Hijriah.
Prosesi pelepasan sekaligus kegiatan halal Bi halal ini turut diwarnai dengan tradisi tepung tawar sebagai bentuk doa dan harapan agar para jemaah memperoleh keselamatan serta menjadi haji yang mabrur.
Kegiatan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an dan lantunan kalimat Talbiyah ini dihadiri Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman, Unsur Forkopimda, Kakan Kemenag Kota Medan Impun Siregar, Kakan Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan Mhd Bambang Irawan Hutasuhut, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, serta sejumlah tokoh agama, alim ulama dan para calon jemaah haji.
Baca Juga: Ancam Jiwa Warga, Rico Waas Tinjau Jembatan Perlintasan Kereta Api Pastikan Ada Perbaikan
Rico Waas menekankan pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat solidaritas, serta menjunjung tinggi nama baik bangsa Indonesia selama berada di Tanah Suci.
"Berbahagialah Bapak Ibu sekalian, karena ini adalah panggilan dari Allah. Tidak semua yang mampu mendapat kesempatan ini,” kata Rico Waas, Kamis (16/4/2026).
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman, Unsur Forkopimda, Kakan Kemenag Kota Medan Impun Siregar, Kakan Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan Mhd Bambang Irawan Hutasuhut, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, serta sejumlah tokoh agama, alim ulama dan para calon jemaah haji.
Menurut Rico Waas, dari data yang diperoleh jemaah haji Kota Medan tahun ini memiliki rentang usia yang cukup luas. Jemaah termuda berusia 15 tahun, sementara yang tertua mencapai 89 tahun. Selain itu, sekitar 4 persen atau sekitar 80 orang termasuk dalam kategori lansia di atas usia 80 tahun.
Baca Juga: Pangdam I/BB Tinjau Yonarmed 2/KS, Pastikan Kesiapan Prajurit dan Alutsista
“Perbedaan usia ini membutuhkan koordinasi dan kerja sama yang baik. Jemaah yang lebih muda diharapkan dapat membantu dan mendampingi para lansia agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar,” kata Rico Waas
Kepada jamaah Calon Haji, Rico Waas mengingatkan bahwa kondisi fisik yang prima merupakan kunci utama dalam menjalankan ibadah haji. Ia juga mengimbau jemaah untuk saling peduli dan membangun semangat teamwork selama berada di Tanah Suci.
“Kita harus saling menjaga, baik kesehatan pribadi maupun sesama jemaah. Dengan kerja sama yang baik, insya Allah seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar,” tegas Rico Waas.
Selain itu, Rico Waas juga berkelakar mengenai godaan kuliner di Arab Saudi yang didominasi olahan daging kambing. Ia mengingatkan jemaah agar tetap menjaga pola makan guna menghindari penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol.
Baca Juga: Alfi Siswa MAN Taput Tembus Prodi Hukum USU di Tengah Perjuangan Merawat Ayah dan Menjaga Warung