Medan Kota Pertama Terapkan Integrasi SIMPEG Dengan SIASN BKN

photo author
Administrator, Realitas Online
- Jumat, 29 Juli 2022 | 23:17 WIB

Oleh karenanya melalui kegiatan pencanangan ini, kata Bobby Nasution, tujuannya yang ingin dicapai dengan pencanangan ini yakni bagaimana sistem kepegawaian di pemerintahan bisa mencapai SDM yang unggul. Hal itu, imbuhnya, harus dimulai dengan melakukan pendataan yang lebih baik dan terintegrasi.

Diungkapkan menantu Presiden Joko Widodo ini, ia telah berdiskusi dengan DPRD Medan dan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan terkait permintaan para ASN yang sudah purna bakti (pensiun) untuk pengurangan Pajak Bumi Bangunan (PBB) atau pajak lainnya. Dikatakan Bobby, permintaan mereka itu harus dihargai, sebab mereka sudah berbakti dan mencurahkan waktu dan pikirannya untuk Kota Medan.

“Jadi ASN yang sudah pensiun ini tidak perlu lagi mengajukan pemotongan atau pengurangan PBB maupun pajak lainnya. Tapi ini tidak bisa dilakukan karena tidak ada data yang terintegritas. Apabila data sudah terintegrasi, tentunya begitu melihat KTP langsung diketahui mereka sudah pensiun sehingga dapat dilakukan pengurangan sebagai bentuk penghargaan. Tapi karena data tidak terintegrasi, KTP mereka tetap tertulis ASN,” paparnya.

Terkait itu, Bobby Nasution ingin dilakukannya pendataan secara akurat dan terintegrasi. Apabila ASN memasuki purna bakti, lanjutnya, data yang ada di BKD terintegrasi dengan dinas-dinas yang lain,  terkhusus Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Dengan demikian apabila ASN yang bersangkutan pensiun dan menerima SK Pensiun, maka KTP dan KK langsung diperbaharui sehingga tertulis pensiun sehingga memudahkan mendapatkan reward-reward ke depannya.

“Kita harus menyambut baik pencanangan ini dan berterima kasih karena sekarang Kota Medan dipilih menjadi kota pencanangan. Saya minta kepada seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemko Medan, kuncinya satu yakni melakukan pemutakhiran data. Jadi, sering-sering kita memutakhirkan dan memperbaharui data. Jangan salahkan kalau datanya tidak terbarukan dan kemudian menyalahkan salah satu dinas di lingkungan Pemko Medan. Justru salahkan diri masing-masing karena datanya tidak terbaharukan,” pesannya mengingatkan.

Sebelum pencanangan dilakukan, Deputi SINKA BKN Suharmen S.Kom MSi lebih dulu melakukan pemaparan terkait tujuan penerapan Integrasi SIMPEG dengan SIASN BKN. Setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen antara Plt Kepala BKN dengan Wali Kota. Kemudian diikuti dengan penandatanganan action plan Kepala Regional VI BKN Medan dengan Plt BKD dan PSDM Kota Medan. Acara pencanangan dipungkasi dengan penyerahan SK Pensiun secara simbolis kepada sejumlah ASN yang pensiun, Tunjangan Hari Tua (THT), KTP dan KK. (AY)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X