Ratusan Anak Muda Jadi Korban Penipuan Pekerja Migran ke Kamboja

photo author
Administrator, Realitas Online
- Senin, 22 Agustus 2022 | 21:40 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak memberikan keterangan pers terkait Pengungkapan Tindak Pidana Pengiriman Pekerja Imigran Indonesia dengan tujuan Kamboja di halaman depan Markas Polda Sumut. (Foto Dinas Kominfo Provinsi Sumut : Veri Ardian)
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak memberikan keterangan pers terkait Pengungkapan Tindak Pidana Pengiriman Pekerja Imigran Indonesia dengan tujuan Kamboja di halaman depan Markas Polda Sumut. (Foto Dinas Kominfo Provinsi Sumut : Veri Ardian)

MEDAN – realitasonline.id | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memberikan akomodasi penginapan dan makanan kepada 210 korban penipuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Kamboja. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pun menyayangkan korban penipuan PMI ilegal tersebut kebanyakan adalah anak muda.

Apalagi, mereka juga memiliki potensi dan keahlian, salah satunya ahli di bidang Teknologi Informasi (TI). Padahal, dengan keahlian dan potensi yang dimiliki, seharusnya tidak sulit bagi para korban untuk mendapatkan pekerjaan di Indonesia, tidak harus ke luar negeri.

“Kalian masih muda, banyak yang punya keahlian, tetapi bisa terjerumus penipuan PMI ilegal. Walau begitu ini juga menjadi evaluasi kita, mengapa anak-anak muda ini lebih memilih ke luar negeri, apa sebegitu sulitnya mendapat pekerjaan di Indonesia ketimbang Kamboja?” kata Edy Rahmayadi yang sempat bertanya langsung dengan para korban, saat menghadiri konferensi pers Kasus PMI Ilegal ke Kamboja di Lapangan KS Tubun, Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja KM 10, Medan, Senin (22/8).

Diketahui, 12 Agustus 2022 lalu, Polda Sumut dan petugas imigrasi Bandara Kualanamu, Deliserdang,  mengamankan 210 PMI ilegal dengan tujuan Kamboja. PMI ilegal tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumut yang berjumlah 24 orang.

Pemprov Sumut akan menyiapkan akomodasi seperti tempat menginap dan makanan untuk 210 korban sebelum dipulangkan ke daerah asalnya, seperti Jawa Timur, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Jakarta dan lainnya.

 “Kita akan siapkan tempat tidur dan makan untuk semuanya sebelum pulang ke daerah asal. Saya berharap kalian semua sadar untuk tidak mudah dirayu bekerja di luar negeri, padahal itu merupakan modus karena tidak sedikit yang dikeluarkan negara untuk mengatasi hal ini, seperti memulangkan dari luar negeri,” kata Edy Rahmayadi, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut Baharuddin Siagian.

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menjelaskan, pihaknya menetapkan lima tersangka pada kasus ini, yaitu GL, KB, Ab, Abrt dan ACK. Dari lima orang tersebut, tiga orang sudah diamankan yaitu GL, Kb alias C dan Ab, sedangkan Abrt dan C masih dalam pengejaran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X